Berita

Rumah kontrakan mahasiswa Papua/Pendam Brawijaya

Pertahanan

Tiga Mahasiswa Asal Papua Di Jember Bikin Gaduh, Dicari Tentara Dan Polisi

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 | 03:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tiga mahasiswa asal Papua sedang dalam proses pencarian personel TNI dan Kepolisian Kabupaten Jember.

Mereka adalah Parmenas atau Jau (20), Yakup (21), Samuel (24) dan
Jak (23).  Demikian siaran berita Penerangan Daerah Militer V/Brawijaya.

Ketiga pemuda itu diduga telah merusak perabotan rumah kontrakan milik salah satu warga di Jalan Danau Tondano, RT 04 RW 06, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Kejadian berlangsung di Hari Kemerdekaan RI, Sabtu (17/8).

Ketiga pemuda itu diduga telah merusak perabotan rumah kontrakan milik salah satu warga di Jalan Danau Tondano, RT 04 RW 06, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Kejadian berlangsung di Hari Kemerdekaan RI, Sabtu (17/8).

Awalnya warga Jalan Danau Tondano digegerkan oleh suara gaduh dari dalam rumah kontrakan yang dihuni oleh para mahasiswa asal Papua tersebut.

Salah seorang warga menyebut ada indikasi para mahasiswa menggelar pesta minuman keras. Tampak juga salah satu penghuni kontrakan berlari dari dalam rumah seperti habis dikeroyok.

Dandim 0824/Jember, Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, membenarkan hal tersebut. Menurut informasi yang ia terima, beberapa warga yang berada di area kontrakan sudah melapor ke pihak Koramil dan Polsek setempat.

Ketika personel Koramil dan Polsek Sumbersari melakukan pengecekan rumah, ditemukan puluhan botol minuman keras dan gambar bintang kejora di bagian tembok kontrakan. Perabotan rumah dalam kondisi berserakan.

“Tidak ada satupun mahasiwa Papua di sana, kemungkinan sudah kabur. Anehnya, banyak atribut yang berkaitan dengan gerakan Separatisme Papua," jelas Letkol La Ode.

"Kami langsung memerintahkan Danramil setempat untuk segera menghapus lambang separatisme dan membuang botol-botol miras,” imbuh Dandim.

Lulusan Akademi Militer tahun 2001 itu juga mengimbau seluruh warga, khususnya RT dan RW di Kabupten Jember, untuk lebih selektif ketika memberikan izin bagi warga pendatang yang ingin menetap di setiap daerah di Jember.

"Sekarang aparat tiga pilar akan bekerja lebih ekstra dalam melakukan pengawasan. Kami juga meminta kepada seluruh warga untuk lebih cermat dan teliti dalam mengecek data pribadi setiap pendatang," tegas La Ode.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya