Berita

Yuliandre Darwis/Net

Politik

Warganet Dukung Yuliandre Darwis Jadi Menteri Milenial

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 10:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang juga Ketua KPI Pusat 201-2019 Yuliandre Darwis digadang-gadang masuk Kabinet Kerja jilid II. Andre sapaan akrabnya masuk dalam bursa calon menteri milenial pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

Dari latar belakang, kapasitas dan pengalaman, Andre yang juga mantan Presiden Komisi Penyiaran Dunia (IBRAF) itu dinilai cocok menjadi pembantu Presiden di pos Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo).

Bukan hanya pengamat politik Andriadi Achmad yang menilai tokoh muda nasional asal Minang itu layak masuk sebagai calon menteri, namun juga kalangan netizen. Andre dinilai memiliki komitmen kebangsaan, pengalaman dan terbukti sukses memimpin KPI Pusat periode lalu.


Pegiat media sosial yang juga wartawan senior, Iwan Piliang menyebutkan bahwa Andre merupakan sosok milenial yang punya komitmen kebangsaan dan mumpuni di bidangnya.

"Jika ada kandidat menteri milenial, dia salah satu unggulan menurut saya. Semoga pengabdian berikutnya Bung Andre di kursi menteri. Amin ya Rabb," kata pria yang bernama lengkap Narliswandi Piliang dalam komentarnya di akun Instagram @yuliandredarwis.

Andre yang pernah menjabat Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) dinilai sebagai sosok milenial yang matang pengalamannya. Sosok pemimpin muda, energik dan kreatif.

"Kalau ini saya setuju (jadi menteri). Milenialnya sudah matang pengalaman," tulis pemilik @m.fathan.mubina. "Kami para milenial mendukung Uda (Andre) buat jadi menteri," sambung netizen @heavenlystories menimpali.

Netizen lainnya juga berharap dan mendoakan agar doktor yang pernah menjabat Ketua Program Studi Magister Komunikasi FISIP Universitas Andalas tersebut jadi menteri sekaligus bisa mewakili putra Minang di kabinet.

"Kapan lagi putra Minang bisa di parlemen menteri. Semoga membawa perubahan dan sumbangsih bagi kemajuan bangsa," komen pemilik akun @sosmiadirasyid. "Semoga milenial seperti Uda banyak di kabinet sekarang. Sebagai orang Minang, saya ikut bangga," imbuh akun @susi.marni.

Selama di bawah kepemimpinan Andre, KPI Pusat dinilai semakin baik. Apalagi selama ini mantan duta muda UNESCO ini dikenal kritis dan intens dalam mengampanyekan perang melawan informasi hoax yang digencarkan pemerintah dan media bertema "Saring sebelum Sharing".

Andre yang juga pernah menjadi Presiden Mahasiswa Universitas Padjadjaran ini diharapkan tetap selalu bisa menyaring konten penyiaran yang bisa merusak mental generasi bangsa. "Tetap menjadi public figure yang menginspirasi dengan kinerja," tulis pemilik akun @rafiqsyauqi99.

Menyikapi berbagai respons dan dukungan tersebut, Yuliandre Darwis menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Dia mengaku bahagia karena masih ada orang yang berpikir bahwa dia masih bisa bermanfaat bagi orang banyak.

"Mau jadi apa saja, bagi saya semuanya sama. Terpenting, apakah kita bisa bermanfaat bagi orang banyak. Maka, selalulah menjadikan hidup ini punya value (nilai) bagi banyak orang dan bangsa ini," ujar Andre singkat.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya