Berita

Kapolda Irjen Gatot Eddy dan Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi (kiri) dan Kombes Argo Yuwono (kanan)/RMOL

Hukum

Kapolda Metro Jaya Puji Habis Kinerja Kombes Hengki Di Jakbar

SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 16:17 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono memuji kinerja Kapolres Jakbar Kombes Hengki Haryadi dalam memberantas peredaran narkoba dan premanisme.

Sanjungan itu ia sampaikan langsung saat berkunjung ke Markas Polres Metro Jakarta Barat di Jalan S Parman Nomor 31, Slipi, Jakarta, Selasa siang (13/8).

Menurut Kapolda, Kombes Hengki Haryadi bekerja dengan inovasi-inovasi dan kreativitas. Misalnya dalam penanganan peredaran narkoba, Kapolres mencanangkan wilayah "zero narkoba".


“Kalau dulu di wilayah hukum Polres Jakarta Barat banyak terlihat pelanggaran-pelanggaran, sekarang ada penurunan,” ujar Gatot didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

Begitu pula dalam penanganan premanisme yang menjadi prioritas Hengki dan jajarannya. Kapolda menekankan, keberadaan preman akan "disikat habis" oleh kepolisian.

“Alhamdulillah, tidak ada lagi preman-preman atau kelompok-kelompok yang melakukan tindakan premanisme kepada masyarakat, seperti penguasaan lahan. Kalau masih ada, akan kita sikat habis untuk memberi rasa aman kepada masyarakat,” terangnya.

Gatot katakan, yang menjadi tantangan ke depan adalah penanganan aksi-aksi radikalisme atau "zero intoleran". Untuk kasus ini, kepolisian menggandeng barisan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dari sisi pelayanan, perlindungan dan pengayoman hukum kepada masyarakat, serta pelayanan penegakan hukum, Kapolda juga memuji Polres Jakbar. Ia juga menyoroti fungsi Media Center Polres Metro Jakarta Barat yang menjadi saluran informasi kepada masyarakat luas.

“Di Polres lain sudah dilakukan, tapi Polres Metro Jakarta Barat sekali lagi patut diapresiasi,” ucapnya sambil menyalami Kombes Hengki Haryadi, pejabat utama dan para Kapolsek sebelum meninggalkan Mapolres.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya