Berita

Saleh Partaonan Daulay (tengah)/Net

Politik

Bukan Isu Murahan, PAN Desak Gerindra Buka-bukaan Soal Penumpang Gelap

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 15:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Isu penumpang gelap di kubu 02 pada pilpres lalu bukan isu murahan, tidak boleh dianggap remeh. Apalagi yang pertama menyampaikannya adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

Wakil Sekjen PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan, Gerindra harus buka-bukaan soal penumpang gelap. Pasalnya, isu dan keberadaan penumpang gelap ini berpotensi mendatangkan bahaya bagi keutuhan bangsa

"Gerindra harus membuka seluas-luasnya tentang keberadaan orang-orang tersebut. Perlu diungkap siapa saja mereka, apa motifnya, siapa di belakangnya, dan bagaimana relasinya dengan Prabowo selama kampanye kemarin?" ungkap Saleh, Senin (12/8).


"Tidak boleh berhenti sampai pada isu saja, harus dituntaskan agar semua pihak merasa nyaman dan tidak terusik," terang Wakil Ketua Komisi IX DPR ini menambahkan.

Menurut Saleh, jika isu ini dibiarkan maka akan menimbulkan kecurigaan baru di tengah masyarakat, terutama bagi orang-orang yang merasa tertuduh.

"Kalau tidak dibuka ke publik akan menimbulkan kegelisahan baru dan saling curiga. Padahal, masyarakat kita saat ini sudah sangat tenang. Tidak ada riak-riak pasca penetapan pemenang pilpres," tutup Legislator asal Sumut II ini.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya menyebutkan ada penumpang gelap saat pilpres yang kerap menyudutkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gerindra.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya