Berita

Prabowo dan Megawati/Net

Politik

PDIP Nggak Bakal Peduli Andai Nasdem Benar Jadi Oposisi

MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 | 15:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tampak bahagia dengan kehadiran Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Kongres V PDI Perjuangan di Inna Grand Bali Beach.

Kebahagian itu bahkan diperlihatkan Mega dengan beberapa kali menyapa, bahkan mencandai Prabowo. Tidak hanya itu, mantan Danjen Kopassus itu juga menjadi satu-satunya ketum yang disapa oleh Mega.

Sementara di satu sisi, kehadiran Prabowo yang notabene bukan pendukung koalisi pengusung Jokowi-Maruf Amin seperti membuat Ketua Umum Nasdem Surya Paloh kesal. Bos Media Group itu beberapa kali tertangkap kamera sedang cemberut saat menyaksikan pidato Mega.


Namun begitu, pengamat politik Ade Reza Hariyadi menilai Surya Paloh dan Nasdem tidak dalam posisi memiliki kekuatan efektif untuk melawan dominasi PDIP.

“Karena suara Nasdem yang tidak terlalu besar, " ujar pengamat politik Ade Reza Hariyadi kepada Kantor Berita RMOL pada Minggu (11/8).

Sehingga, jika Nasdem benar-benar akan menjadi oposisi seperti yang selama ini diisukan, maka PDIP tidak terlalu mempedulikan. Apalagi jika PDIP dan Jokowi mampu mengunci tiga partai besar.

"Pertama yakni PDI-P sendiri, kedua Golkar dan ketiga Gerindra. Ini menjadi kekuatan mayoritas di parlemen maupun di pemerintahan," Tambahnya.

Jadi posisi tawar Nasdem tidak terlalu efektif  dan tidak sekuat posisi tawar partai lain, terutama Golkar dan Gerindra yang memang memiliki kursi yang lebih besar.

"Dan  yang pasti lebih menjanjikan untuk menciptakan stabilitas di parlemen maupun di pemerintahan, " pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya