Berita

Hasto Kristiyanto/RMOL

Hukum

PDIP Lepas Tangan, Dhamantara Langsung Dipecat

JUMAT, 09 AGUSTUS 2019 | 09:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PDI Perjuangan tidak mau membuang waktu lebih lama lagi. Anggota Komisi VI DPR RI dari partai banteng itu, I Nyoman Dhamantara, yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung dipecat.

I Nyoman Dhamantara ditangkap dalam kasus suap impor bawang putih.

Dhamantara bersama lima orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka berkaitan kasus dugaan pengurusan izin impor komoditas hortikultura, yakni bawang putih tahun 2019.


Mantan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan, Dhamantara selain dipecat juga tidak akan diberikan bantuan hukum.

"Langsung diberikan sanksi pemecatan dan tidak diberikan bantuan hukum," ujar Hasto di Inna Grand Bali Beach, Denpasar, Bali, Kamis (8/8).

Adapun PDI Perjuangan saat ini tengah menghelat Kongres V di Bali untuk mengukuhkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum.

Disinggung apakah dugaan korupsi Dhamantara berkaitan dengan pembiayaan Kongres, Hasto tegas membantah tuduhan itu.

"Saya pastikan tidak, tapi ini (kasus Dhamantara) terus menjadi otokritik bagi partai untuk melakukan rekrutmen yang lebih baik di dalam mencalonkan calon anggota legislatif," tukasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya