Berita

Airlangga Hartarto/Net

Politik

Gaya Kepemimpinan Airlangga Cocok Dengan ‘Golkar Zaman Now’

JUMAT, 09 AGUSTUS 2019 | 07:52 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Gaya kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum Partai Golkar dinilai cocok dengan ‘Golkar zaman now’. Dalam memimpin, Airlangga tidak suka gaduh namun dia pekerja keras.

Setidaknya demikian dikemukakan dosen komunikasi politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Jawa Timur Surokim, kepada Kantor Berita RMOL, Jumat (9/8).

“Airlangga itu ibarat angsa berenang di danau. Tenang. Tidak gaduh, tapi ia kerja keras,” ucap Surokim.


Surokim menegaskan, adagium itu dibuktikan Airlangga dengan keberhasilannya membawa Golkar berada di posisi kedua raihan kursi di parlemen dalam Pemilu 2019 yang menggunakan sistem saint league itu.

Dengan kerja keras Airlangga dan jajarannya, Golkar kini masih berada di papan atas parpol pemenang pemilu 2019. Padahal sebelumnya, banyak kalangan memprediksi suara Golkar bakal anjlok drastis mengingat kasus hukum yang mendera sejumlah elitnya, termasuk Setya Novanto cukup menggerus elektabilitas Golkar.

Disamping itu, Surokim berpendapat, tipikal Airlangga yang berlatar belakang profesional, cocok dengan karakter partai berlambang beringin itu yang bekerja secara kekaryaan.

“Gaya kepemimpinan Pak Airlangga cocok sekali dengan tipikal Golkar yang kekaryaan,” jelas Surokim.

Surokim menilai, sosok Airlangga tetap mendapat restu dari Presiden Joko Widodo untuk menahkodai kembali Partai Golkar. Jokowi cukup nyaman dengan Golkar di bawah Airlangga yang loyal dalam mendukung pemerintahan.

Dalam koalisi sesama pendukung Jokowi, kiprah Airlanga juga sudah teruji membawa Golkar menjadi anak manis yang tidak mengganggu partai lain.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya