Berita

Megawati dan Prabowo makan siang bersama di kediaman Mega, Jakarta, Rabu (24/7)/net

Politik

Megawati: Prabowo Menghangatkan Kongres PDIP

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 | 13:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengatakan, kehadiran Prabowo Subianto di Kongres V partainya di Bali, membuat hangat suasana kongres.

Sebelumnya, Mega menyapa Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden-wapres yang masih menjabat. Kemudian menyapa Joko Widodo dan Maruf Amin sebagai presiden-wapres terpilih untuk 2019-2024.

Ia tidak menyapa satu per satu para ketua umum partai koalisi pengusung Jokowi-Maruf Amin yang duduk di barisan depan. Namun, ia memperkenalkan Prabowo Subianto yang berada di luar koalisi kepada seluruh peserta kongres. Prabowo duduk di barisan depan bersama para ketum koalisi dan Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla dan Wapres terpilih 2019-2024 Maruf Amin.


"Termasuk Ketua Umum Gerindra, Bapak Prabowo Subianto, yang berkenan hadir menghangatkan Kongres V PDI Perjuangan," kata Mega dalam pidato pembukaan kongres, di Hotel Grand Inna Bali Beach, Kamis (8/8).

Prabowo berdiri sambil tersenyum ketika Mega memperkenalkan dirinya.

Mega menekankan kembali, alasan Prabowo hadir di kongres PDIP hari ini adalah undangan dari dirinya langsung sebagai Ketua Umum PDIP waktu pertemuan mereka di rumah Mega, Jalan Teuku Umar, Jakarta (Rabu, 24/7).

"Jadi kan Pak Prabowo waktu ketemu saya, heboh media. Padahal saya cuma tanya, mas mau enggak diundang ke kongres? Kalau enggak mau ya enggak apa-apa. Eh, ternyata beliau mau," ungkap Mega.

Kemudian Mega dengan tersirat bernada canda mengatakan, cukup sudah suasana pertempuran Pilpres 2019 di mana Prabowo berseberangan dengan PDIP yang mengusung Jokowi. Pertempuran akan terjadi lagi pada Pemilu 2024.

"Kan capek ya disuruh tempur terus. Ya sudahlah, nanti tempur lagi 2024," kata Mega dengan tertawa.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya