Berita

Airlangga Hartarto/Net

Politik

Pengamat: Airlangga Sukses Jaga Stabilitas Golkar

SABTU, 03 AGUSTUS 2019 | 15:29 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Partai Golkar berhasil keluar dari masa-masa sulit setelah dua orang mantan pucuk pimpinan tertingginya, Setya Novanto dan Idrus Marham, mengalami kasus hukum yang berakhir dengan vonis penjara.
 
Meskipun perolehan suara Golkar di Pileg 2019 mengalami sedikit penurunan, kondisi internal partai beringin itu kini dinilai lebih stabil. Golkar juga dianggap berhasil memulihkan citranya sebagai partai dengan sejarah besar dan pengalaman panjang di tanah air.

Penilaian tersebut diungkapkan Soeyanto, konsultan politik dari Citra Indonesia (CI) yang banyak berkecimpung menjadi konsultan politik pada Pilkada.
 

 
“Dalam observasi di lapangan, saya menemukan bahwa gaya kepemimpinan Airlangga diterima oleh kader-kader di bawah,” terang Soeyanto dalam perbincangan dengan redaksi, Sabtu (3/8).

Pembawaan yang santun, ungkap Yanto, sapaan akrabnya, ngemong, juga sangat perhatian ke struktur partai di daerah.
 
“Saya kira, itu kunci untuk memulihkan stabilitas organisasi. Boleh dikatakan, Airlangga sukses memandu Golkar melewati masa-masa sulit,” ujarnya.

Soeyanto tak menampik bahwa keberhasilan leadership Airlangga di Golkar juga ditopang oleh sumber daya politik melimpah yang dimilikinya.
 
Selain memiliki logistik yang cukup serta jaringan yang solid, ujarnya, posisi Airlangga sebagai Menteri Perindustrian juga dinilai sebagai salah satu kelebihan. Sebab, Golkar secara tradisional merupakan partai yang tak bisa jauh dari pusat kekuasaan.
 
Selain diterima oleh internal Golkar, Airlangga juga dinilai bisa membuat ‘nyaman’ Presiden dan koalisi partai pemerintah. Putra Hartarto, mantan Menteri Perindustrian era Orde Baru, itu dinilai bukan tipe politisi yang suka bermanuver atau merepotkan rekan-rekan koalisinya.

“Saya melihat, koalisi Jokowi senang dengan kepemimpinan Airlangga. Publik menyaksikan Golkar sebagai anggota koalisi yang disiplin dan tidak neko-neko,” ujarnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Kasus Video CCTV Restoran, Nabilah O’Brien Siap Hadiri RDPU Komisi III DPR

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:16

Indeks Utama Wall Street Berguguran Saat Perang Diprediksi Berlangsung Lama

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:03

Ketegangan Timur Tengah Bayangi Pasar Saham, Ini Sektor yang Paling Terdampak

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:49

Bursa Eropa Terguncang: Harga Energi Melonjak, Saham Berguguran

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:38

Putin Diduga Bantu Iran Bidik Aset Militer AS di Timur Tengah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:21

Menkeu Berencana Tambah Penempatan Dana Rp100 Triliun ke Perbankan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 07:03

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bedah Pemikiran Islam Bung Karno: Posisi RI di Board of Peace Jadi Sorotan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:32

Roy Suryo Cs Berpeluang Besar Lolos dari Jerat Hukum

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:19

Kalam Kiai Madura

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:13

Selengkapnya