Berita

Irjen Firli Bahuri/Net

Politik

Prestasi Irjen Firli Bongkar Jaringan Narkoba Layak Dicatat Pansel KPK

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 | 11:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Baru sebulan diberikan amanah sebagai Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Firli Bahuri langsung tancap gas membongkar jaringan narkoba yang dikendalikan bandar besar.

Jaringan narkoba yang dibongkar tersebut dikendalikan Danil Saputra alias Jamaluddin dari dalam Lapas Merah Mata, Banyuasin, Sumatera Selatan.

Firli tidak hanya melakukan pendekatan pidana umum terhadap tangkapanya itu, mantan Deputi Penindakan KPK ini juga mengenakan pasal Tindak Pencucian Uang (TPPU).


Hasilnya, seluruh aset milik Jamaluddin dengan total Rp 8,4 miliar dari bisnis haram turut disita.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengapresiasi prestasi jenderal asal Ogan Komering Ulu itu. Menurutnya, Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Capim) KPK layak mempertimbangkan gebrakan Irjen Firli, yang tengah ikut seleksi.

“Tentunya menjadi catatan Pansel Capim KPK. Ini berkaitan dengan kinerja KPK ke depan yang juga berurusan dengan TPPU,” kata Neta kepada Kantor Berita RMOL, Kamis (1/8).

Lebih lanjut, Neta menilai pimpinan KPK perlu diisi oleh perwira tinggi (pati) Polri. Pasalnya, pati Polri dianggap punya ketegasan dan konsistensi, sehingga tidak mudah untuk diintervensi oleh bawahan yang berhimpun dalam  Wadah Pegawai (WP) KPK.

“Kekacauan yang terjadi di internal KPK akibat tidak tegas dan tidak konsistennya pimpinan KPK, yang seharusnya mampu menjadi pimpinan,” ujarnya.

Neta mencatat, ketidaktegasan pimpinan KPK antara lain, adanya sejumlah keputusan komisioner yang tidak dijalankan akibat protes dari penyidik KPK yang mengakibatkan hilangnya wibawa pimpinan.

Oleh karena itu, sambung Neta, Pansel KPK diharapkan mampu melahirkan lima pimpinan yang mampu bersikap tegas, konsisten, dan tidak takut pada bawahan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya