Berita

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera/Net

Hukum

Lima Bulan Terakhir, Polda Jatim Ungkap Sindikat Narkoba Beromset Rp 74 Miliar

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 | 02:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Selama 5 bulan terakhir, Polda Jatim telah menggagalkan peredaran hampir 50 kilogram sabu dan 100 butir pil ekstasi dengan nilai lebih dari Rp 74 miliar.

Dalam kurun waktu tersebut, Polda Jatim juga turut mengamankan sejumlah tersangka.

"Ada 5 tersangka dalam kasus peredaran narkoba yang didalami yakni SH, JH, N, S dan NAH," tutur Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (31/7).


Selain itu, pihaknya juga turut mengamankan seorang anggota Polsek Sukobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur lantaran diduga terlibat dalam peredaran barang haram ini.

Pihaknya pun telah memeriksa oknum kepolisian tersebut secara intensif di Mapolda Jawa Timur.

"Yang bersangkutan diduga ikut membantu, bagaimana perannya, sekarang masih didalami di Mapolda Jatim. Diperkirakan terlibat sejak Februari hingga Juli 2019, di wilayahnya sendiri," tegasnya.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan menyebut bahwa pulau Madura selama ini menjadi muara masuknya narkoba di Jatim.

"Narkoba yang masuk ke Jatim itu dari jalur darat, laut dan udara. Muaranya di Sampang Madura," kata Luki.

Dari Malaysia, narkoba yang masuk ke Jatim di antaranya melalui Batam, Pontianak, Jakarta, hingga sampai di Surabaya.

"Makanya kami pantau secara serius peredaran narkoba di Madura, karena semua muaranya di Madura," jelasnya.  

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya