Berita

Febri Diansyah/RMOL

Politik

Disinggung JK, KPK Akui PR Pemberantasan Korupsi Masih Banyak

RABU, 31 JULI 2019 | 09:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui bahwa upaya pemberantasan korupsi mesti melibatkan banyak pihak, termasuk masyarakat dan penyelenggara negara.

Begitu kata Jurubicara KPK Febri Diansyah menjawab pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menilai KPK belum optimal dalam memberantas korupsi. Pernyataan JK itu berkaca dari Bupati Kudus M Tamzil yang kembali terjerat kasus korupsi.

"KPK berkomitmen untuk melakukan penindakan sekaligus pencegahan korupsi. Pencegahan tidak akan berhasil kalau misalnya ada komitmen dari unsur pimpinan instansi, kementerian, atau unsur pimpinan di daerah (penyelenggara negara)," kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (31/7).


Dia mengakui masih banyak pekerjaan rumah dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebab, pemberantasan korupsi bukan hanya menyoal penindakan dengan menjaring para penyelenggara negara yang diduga melakukan tindakan koruptif, melainkan juga pencegahan.

"Jadi pencegahan itu bukan untuk mereka yang sudah melakukan, tetapi untuk mereka yang belum melakukan korupsi," demikian Febri.

Bagi JK, operasi tangkap tangan terhadap Bupati Kudus Muhammad Tamzil merupakan indikator bahwa KPK belum berhasil memberantas korupsi. Ini lantaran Tamzil yang merupakan residivis korupsi kembali melakukan tindakan yang sama.

"Kita belum berhasil, semua institusi kita, pemerintah, KPK, belum berhasil betul untuk menekan atau menyelesaikan masalah-masalah korupsi ini dan ternyata pejabat yang belum insyaf begitu," katanya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya