Berita

Istimewa

Bisnis

Mendag Enggartiasto Resmikan Pusat Bisnis Dan Promosi Indonesia Di Tiongkok

SENIN, 29 JULI 2019 | 22:03 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berkunjung ke Shanghai, Tiongkok guna bertemu dengan pengusaha Indonesia yang tergabung dalam anggota Indonesia Chamber of Commerce (INACHAM),  Sabtu (20/7).

Pertemuan dimaksudkan untuk menerima masukan terkait hambatan perdagangan Indonesia dengan Tiongkok.

Salah satu isu yang dibahas terkait perlakuan impor yang diterapkan Tiongkok dan perbedaan tarif beberapa produk dengan negara lain.


“Kami berupaya mendapatkan tarif yang sama dengan yang diterapkan Tiongkok kepada negara lain dan persyaratan apa saja yang harus dipenuhi untuk memperoleh hal itu,” ungkap Menteri Perdagangan dalam rilis yang diterima Kantor Berita RMOL, Senin (29/7).

Dalam kesempatan itu, Mendag Enggar mengapresiasi langkah Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun yang telah memprioritaskan diplomasi ekonomi dan menampung berbagai keluhan yang masuk serta melakukan lobi yang kemudian diteruskan kepada Menteri Perdagangan guna dilakukan pembicaraan dengan pihak Tiongkok.

Selain bertemu dengan INACHAM, Mendag juga meresmikan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai yang merupakan pusat promosi Indonesia yang pertama di Tiongkok.

Menurut Mendag, peran dan keberadaan ITPC di negeri tirai bambu ini sangat penting karena Tiongkok merupakan pasar ekspor nonmigas terbesar Indonesia.

"Bukan hanya (sekadar) sebagai lembaga pemerintah, namun juga bertindak sebagai agen promosi bisnis dan produk Indonesia di kawasan Tiongkok. Maka itu, ITPC Shanghai siap melayani para pelaku usaha di Tiongkok selama 24 jam," ujar Enggar.

Selain sebagai jendela promosi produk tanah air, lanjutnya, peresmian ITPC Shanghai merupakan salah satu langkah meningkatkan neraca perdagangan Indonesia-Tiongkok. Diharapkan ITPC Shanghai mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dengan mengawasi kebutuhan apa saja yang diperlukan Tiongkok dan apa yang bisa disediakan Indonesia.

Menurut Mendag, peresmian ITPC Shanghai merupakan langkah awal membuka perwakilan promosi produk Indonesia di Tiongkok.

“Kami berkeinginan membuka beberapa perwakilan di provinsi-provinsi lain. Minimal di Guangzhou," pungkasnya.

Sekadar informasi, total perdagangan Indonesia-Tiongkok tahun 2018 tercatat sebesar 72,67 miliar dollar Amerika atau naik 23,48 persen dari total perdagangan 2017 yang sebesar 58,84 miliar dollar Amerika.

Adapun total perdagangan Indonesia-Tiongkok pada periode Januari-April 2019 telah mencapai 22,4 miliar dollar Amerika.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya