Berita

KPK geledah kantor Setda Kudus/RMOLJateng

Hukum

Didampingi Wabup, KPK "Obok-Obok" Kantor Setda Kudus

SENIN, 29 JULI 2019 | 00:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Guna melengkapi barang bukti kasus jual beli jabatan di Kudus, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Setda Kabupaten Kudus. Nantinya, penggeledahan ini dimaksudkan untuk melengkapi bukti di penyelidikan selanjutnya.

Dilansir Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (28/7), petugas dengan rompi KPK datang ke setda Kudus dengan didampingi Wakil Bupati Kudus, HM Hartopo beserta asisten adminitrasi Pemkab Kudus, Masud.

Beberapa ruangan diperiksa dalam penggeledahan ini, seperti halnya ruang BPPKAD, ruang kerja staf khusus Bupati Kudus, ruang kerja Sekda Kudus, hingga ke kantor Dukcapil.


Pemeriksaan selesai dilakukan sekitar pukul 16.40 WIB. Petugas KPK keluar dar setda Kudus dengan membawa barang bukti yang diangkut dalam mobil.

Saat dimintai keterangan, Wabup Kudus, HM Hartopo mengaku hanya sebatas pendamping pada pemeriksaan KPK di beberapa kompleks setda pendopo Kabupaten Kudus. Diakuinya, ada beberapa barang bukti yang dibawa lembaga antirasuah.

"Tadi ada beberapa dokumen yang dibawa oleh KPK untuk dijadikan barang bukti,” ujarnya kepada wartawan.

"Pemeriksaan juga dilakukan di Dinas PUPR, Dinas Pariwisata. Kalau yang penggledahan di rumah OPD saya belum dapat informasi,” tegasnya.

Bupati Kudus HM Tamzil resmi ditetapkan tersangka oleh KPK usai terkena operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (26/7). Dalam OTT ini, KPK menyita barang bukti berupa uang sekitar Rp 200 juta dalam bentuk pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

Selain Tamzil, KPK juga menetapkan dua pelaku lain, Agus Kroto selaku staf khusus bupati dan Ahmad Sofyan selaku Plt Sekdin BPPKAD Kudus.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya