Berita

Bupati Kudus, Muhammad Tamzil /Net

Hukum

Kena OTT, Bupati Kudus Punya Harta Hampir Rp 1 M

JUMAT, 26 JULI 2019 | 23:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bupati Kudus, Muhammad Tamzil yang terjaring OTT KPK ternyata memiliki harta kekayaan hampir Rp 1 miliar. Penangkapan M Tamzil diduga terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah.

Berdasarkan penelusuran Kantor Berita RMOL dari data pelaporan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) pada 17 Januari tahun 2018, M Tamzil memiliki total harta kekayaan Rp. 912.991.616.

Adapun, rincian harta kekayaan yang dimiliki M Tamzil berupa tanah dan bangunan seluas 227/230 meter persegi seharga Rp. 633.071.000 di Kota Semarang.


Dia juga memiliki harta hasil sendiri sebesar Rp. 633.071.000. Kemudian, M Tamzil juga memiliki sejumlah alat transportasi berupa mesin hingga mobil mewah. Untuk mesin harganya Rp. 270.000.000 dan mobil Nissan Termo Tahun 2004 seharga Rp. 270.000.000.

M Tamzil juga memiliki Kas dan setara Kas sebesar Rp. 9.920.616 dan harta lainnya. Jadi, secara keseluruhan jumlah total harta kekayaan dia sebesar Rp 912.991.616.

M Tamzil pernah menjadi terpidana kasus korupsi pengadaan sarana prasarana pendidikan di Kabupaten Kudus tahun 2004-2005. Dia dinyatakan bebas bersyarat dari LP Klas IA Kedungpane Semarang pada 26 Desember 2015.

Status recidivist Tamzil disayangkan oleh lembaga antirasuah. Namun, apakah dia akan dijerat dengan pasal berlapis dan dikenakan sanksi berat, hal itu masih menanti proses gelar perkara tim KPK.

"Kita belum bicara soal hukuman karena prosesnya kan masih belum penyidikan jadi nanti kita lihat proses dalam waktu 24 jam. Apakah seorang residivis bisa dituntut maksimal atau penambahan penambahan hukuman lain," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (26/7).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya