Berita

Obat palsu/Net

Hukum

Polisi Telusuri Distribusi Obat Palsu PT JKI Di Jabar Dan Jatim

JUMAT, 26 JULI 2019 | 01:04 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri berhasil membongkar perusahaan farmasi yang menjual obat palsu. Total ada 197 apotek yang sebagian besar di wilayah Jawa Tengah telah menjadi langganan mereka.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan, pihaknya menduga peredaran obat generik yang dipalsukan menjadi obat paten ini tidak hanya beredar di Jakarta dan Jawa Tengah saja.

“Saat ini sedang dilakukan pengembangan pemeriksaan, karena disinyalir ada juga pengiriman obat di wilayah Jawa Barat maupun Jawa Timur,” kata Dedi saat FGD Divisi Humas di Grand Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/7).


Selain itu, tim Dirtipidter juga tengah melakukan pendalaman pendistribusian perusaahan farmasi yang bernama Jaya Karunia Investindo (JKI) ini. Didapati bahwa transaksi pembayaran dilakukan melalui jalur internet.

“Jejak digitalnya itulah yang akan didalami, ke mana saja pendistribusian order melalui internet, maupun pembayaran,” urai mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini.

Bareskrim Polri sebelumnya berhasil mengungkap kasus dugaan pemalsuan obat yang diproduksi di sebuah pabrik di Semarang, Jawa Tengah.

Mirisnya, PT JKI tercatat sebagai Pedagang Besar Farmasi (PBF) di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI. Modus perusahaan tersebut yakni dengan mengemas ulang obat-obatan kedaluwarsa.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya