Berita

Barang bukti uang hasil sitaandari bandar narkoba /RMOL

Hukum

Tak Hanya ke Luar Negeri, Dana Bandar Narkoba Mengalir Ke Pejabat Daerah

KAMIS, 25 JULI 2019 | 15:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tak hanya ke luar negeri, aliran dana dari bandar narkoba juga mengalir kepada pejabat daerah di Indonesia. Badan Narkotika Nasional (BNN) masih menelusuri aliran dana tersebut.

Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)  BNN, Brigjen Bahagia Dachi mengatakan adanya kemungkinan aliran dana hasil penjualan narkoba dari 22 bandar yang ditangkap mengalir ke sejumlah pejabat daerah.

"Aliran dana kepada para pejabat di daerah atau petugas di daerah kemungkinannya bisa saja yah, sedang kita lakukan penyelidikan kita tracing (usut). Bisa saja ada yah," ucap Brigjen Bahagia kepada awak media di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (25/7).


Tak hanya itu kata Brigjen Bahagia, aliran dana dari para bandar narkoba bisa mengalir ke siapapun bukan hanya kepada pejabat daerah. Sehingga pihaknya masih terus menelusuri aliran dana dari hasil penjualan narkoba.

Sebelumnya, Brigjen Bahagia memastikan adanya aliran dana hasil penjualan narkoba dari 22 bandar narkoba yang mengalir ke luar negeri.

"Apakah uang tersebut ada yang ngalir ke luar negeri? Ada, saat ini sedang kita lakukan tracing (usut). Mudah-mudahan dengan adanya bantuan itu semua bisa terungkap," kata Bahagia.

Diketahui, BNN menyita sejumlah aset milik 22 bandar narkoba tersangka TPPU sejak Januari hingga Juli 2019 dengan total nilai lebih dari Rp 60 miliar.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya