Berita

Jaya Suprana

La Cucaracha

RABU, 24 JULI 2019 | 06:16 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

KANTOR Berita RMOL 7 Juli 2019 memberitakan bahwa penelitian terbaru yang dilakukan para peneliti Universitas Purdue di West Lafayette, Indiana, Amerika Serikat menemukan indikasi bahwa kecoa masa kini semakin kebal terhadap insektisida.

Para peneliti menemukan bukti bahwa jenis kecoa yang umum kita temukan di rumah kita, menjadi lebih sulit untuk dibunuh karena mereka dengan cepat mengembangkan resistensi silang terhadap berbagai jenis insektisida pada satu waktu.  Temuan ini diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports edisi bulan Juni 2019

Resistensi


"Kecoa mengembangkan resistensi terhadap berbagai jenis insektisida membuat pengendalian hama ini hampir mustahil dengan bahan kimia saja," kata penulis utama studi tersebut, Michael Scharf, dalam sebuah pernyataan pada 25 Juni 2019, dilansir ABC News.

Para peneliti menguji tiga metode insektisida tingkat terampuh pada kecoa di gedung multi-unit di Indiana dan Illinois selama periode enam bulan.

Pertama, mereka menggilir tiga insektisida berbeda setiap bulan selama tiga bulan dan kemudian diulang. Kedua, mereka menggunakan campuran dua insektisida yang disemprotkan setiap bulan.

Terakhir, mereka menggunakan pengobatan tunggal, umpan gel abamektin, sebulan sekali di daerah di mana kecoa menunjukkan resistensi yang rendah terhadap abamektin.

Menurut penelitian, metode ketiga adalah satu-satunya strategi untuk berhasil mengurangi jumlah kecoa, tetapi hanya pada populasi yang memiliki resistensi awal tingkat rendah terhadap abamektin.

Kembang Biak

Di lokasi lain, di mana 10 persen dari populasi resisten terhadap insektisida, jumlah kecoa bertumbuh pesat. Para peneliti kemudian melakukan tes laboratorium pada kecoa yang masih hidup dan menemukan bahwa mereka mampu mengembangkan resistansi silang terhadap beberapa insektisida.

Hal yang sama juga berlaku untuk anak-anak mereka. "Kami melihat peningkatan resistensi empat atau enam kali lipat hanya dalam satu generasi. Kami tidak memiliki petunjuk bahwa sesuatu seperti itu bisa terjadi secepat ini," lanjutnya.

Kecoa dapat membawa berbagai penyakit yang mengancam kesehatan manusia. Mereka juga berkembang biak dengan cepat di lingkungan yang cocok. Seekor kecoa betina dapat melahirkan 50 anak setiap tiga bulan.

Para peneliti merekomendasikan pendekatan "manajemen hama terpadu" seperti menggabungkan perawatan kimia dengan perangkap dan peningkatan sanitasi sebagai cara paling efektif untuk mengurangi populasi.

La Cucaracha

Di masa kanak-kanak, saya kerap melakukan penelitian entomologis amatiran dengan cara memelihara serangga termasuk kecoa untuk saya amati perilaku mereka.

Memang di antara segenap jenis serangga yang pernah saya amati, dapat disimpulkan bahwa kecoa yang memiliki daya adaptasi paling tinggi terhadap lingkungannya.

Bahkan kecoa bisa cukup cerdik untuk berpura-pura mati apabila dalam kondisi tersudut . Setelah sang predator meninggalkan sang kecoa akibat dianggap sudah mati, maka sang kecoa segera hidup kembali demi melarikan diri dari ancaman maut.

Secara paleontologis juga terbukti bahwa fosil kecoa sudah hadir dalam bentuk sama dengan kecoa kontemporer sejak 300 juta tahun yang lalu. Kecoa sudah hadir di planet bumi jauh sebelum kehadiran dinausaurus.

Maka layak disimpulkan secara ilmiah mau pun non-ilmiah bahwa kecoa merupakan mahluk hidup yang paling mampu  mengadaptasikan diri dengan perubahan lingkungan hidup. Kecoa mampu hidup di kawasan dengan lingkungan iklim panas mau pun dingin asal bukan di kutub.

Bahkan pada bencana bancir, kecoa mampu bertahan hidup dengan mengapungkan diri di atas permukaan air dalam lingkup waktu cukup lama tanpa makan. Kecoa bisa tidak bernafas di dalam air selama 30 menit.

Bahkan kecoa bisa hidup tujuh hari tanpa kepala.

Penelitian mutakhir Universitas Perdue, Amerika Serikat memantapkan hasil penelitian terdahulu tentang kehebatan daya tata-bangkit alias survival kecoa. Bahkan kecoa masuk ranah seni-musik manusia.

“La Cucaracha” adalah lagu rakyat Mexico  genre coriddo tentang seekor kecoa kehilangan satu kaki namun tetap nekad gembira berdansa.

Melodi tema “La Cucaracha” sol-sol-sol-do-mi tersohor ke seluruh dunia sebagai bunyi klakson truk yang konon berasal dari bunyi klakson mobil pahlawan nasional Meksiko, Pancho Villa. Kecoa memang keren!

Penulis adalah pembelajar kehidupan mahluk hidup di planet bumi ini. 

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya