Berita

Kunjungan kehormatan Dutabesar RI untuk Rumania, Amhar Azeth dengan Menaker di kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (23/7).

Menaker Sambut Baik Permintaan Tenaga Kerja Terampil Dari Rumania

RABU, 24 JULI 2019 | 04:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tawaran kerja sama di bidang penempatan tenaga kerja berketerampilan spesifik, khususnya di bidang pertanian untuk bekerja di Rumania mendapat sambutan positif dari Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri.

Sambutan positif disampaikan langsung dalam kunjungan kehormatan Dutabesar RI untuk Rumania, Amhar Azeth dengan Menaker di kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (23/7).

Dalam pertemuan ini, Menteri Hanif ditemani Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri dan Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negarai (PPTKLN) Eva Trisiana.


Kepada Azeth, sekjen PKB itu menegaskan bahwa pihaknya akan segera menyiapkan tenaga kerja berketerampilan di bidang pertanian.

"Ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja Indonesia di Rumania. Khususnya tenaga kerja di bidang pertanian, " katanya.

Menaker Hanif menambahkan kedua negara akan memperoleh keuntungan dalam kerja sama tenaga terampil bidang pertanian tersebut. Selaku pengirim tenaga terampil, Indonesia akan memperoleh keuntungan berupa kesempatan dan pengalaman kerja bagi tenaga kerja Indonesia.

Sementara di sisi lain, Rumania membutuhkan tenaga kerja bidang pertanian untuk membangun negaranya sehingga terbangun mutual benefit.

Menaker Hanif mengungkapkan dari kesepakatan pertemuan Dubes dengan Menaker, pihak Kedubes Indonesia di Rumania akan segera memberikan draft penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) sebagai lazimnya proses kerja sama antar negara.

“Setelah itu, baru kita cermati dan menyampaikan tanggapan terhadap draft MoU yang sudah disepakati, “ katanya

Sedangkan Dubes Amhar Azeth mengatakan ajakan pihaknya kepada Kemnaker selaku regulator dilatarbelakangi banyak negara Balkan sangat membutuhkan para tenaga ahli di bidang pertanian. Sejauh ini, pengiriman pekerja migran ke negara Balkan masih bersifat parsial dan individual.

"Makanya tadi kita kordinasi dengan Pak Menteri membantu mendorong agar tenaga kerja profesional Indonesia bisa banyak hadir di sana, " kata Amhar Azeth.

Amhar mengaku setelah pihaknya melakukan kordinasi dengan pihak Kemnaker, akan segera menyiapkan piranti lunak untuk pengiriman tenaga kerja terlatih di bidang pertanian tersebut.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya