Amien Rais/Net
Amien Rais/Net
Hal itu disampaikan Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad. Menurut Nyarwi, prinsip berdemokrasi di Indonesia ialah menganut winner takes all atau pemenang pemilu mengambil semua posisi jabatan menteri. Sehingga, pembagian jatah kursi 55-45 persen sulit dikabulkan.
"Kalau untuk posisi dan jabatan eksekutif 55-45 (persen) sepertinya sulit diterima. Dan kurang sejalan dengan prinsip-prinsip dasar dalam demokrasi elektoral. Secara prinsipil kita menganut libertarian, majoritarian, election system yang sebenarnya mengarah pada winner takes all. Dan ini sudah jamak diterapkan di negara-negara demokrasi yang menganut sistem itu," ucap Nyarwi kepada Kantor Berita RMOL, Minggu (21/7).
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00
Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18
Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25
Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
UPDATE
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17