Berita

Kecelakaan di Tol Cipali/Net

Nusantara

Kecelakaan Tol Cipali Jumat Malam, 5 Orang Meninggal Dan 3 Orang Luka-luka

SABTU, 20 JULI 2019 | 14:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kecelakaan kembali terjadi di Tol Cipali arah Jakarta menuju Cirebon, Jumat malam (19/7). Lokasi kecelakaan di KM 154.800 jalur A melibatkan kendaraan mobil pick-up Grand Max nomor polisi E-8609-BZ dengan mobil APV (nopol tidak terbaca karena terbakar).

Kasatlantas Polres Majalengka AKP Atik Suswanti mengatakan, kejadian berawal dari dugaan pengemudi pick-up mengantuk saat mengendara dari arah jalur B (Cirebon-Jakarta) oleng dan masuk ke jalur A (Jakarta-Cirebon).

Kemudian dari jalur A ada mobil APV yang sedang melaju ke arah Cirebon, sehingga kecelakaan pun tidak bisa dihindari dan mengakibatkan kedua kendaraan tersebut terbakar.


Sebanyak delapan korban dalam kecelakaan tersebut. Lima diantaranya meninggal dunial, dua orang luka berat, dan satu luka ringan.

"Adapun untuk korban meninggal dunia kita pusatkan ke Rumah Sakit Cideres Majalengka dan korban berat dan ringan dibawa ke Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon untuk mendapatkan perawatan," kata Atik dilansir Kantor Berita RMOL Jabar, Sabtu (20/7).

Sampai saat ini pihak kepolisian sedang mendalami kasus kecelakaan tersebut.

Berikut data lima korban meninggal dunia, empat orang penumpang mobil APV: Sunarto, 40 tahun, Karawang timur; Dwi, 40 tahun, Perumnas Keras Karawang Barat; Todi, 37 tahun, Blok A Komplek Peruri Karawang Barat, Parhat, 25 tahun, PRD Komplek Pejabat Karawang Barat; dan Carim, Sumbang Purwokerto (pengemudi pick-up).

Luka berat adalah penumpang pick-up yatu Andi, 21 tahun, Purbalingga; dan Ari, 40 tahun, Cirebon. Untuk luka ringan satu orang penumpang Apv yaitu Wendi, 48 tahun, Blok C 18, Komplek Peruri Karawang Barat.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya