Berita

Prabowo dan Jokowi pada pertemuan MRT/RMOL

Politik

Bukan Tidak Setuju Rekonsiliasi, Partai Koalisi Hanya Mikirin Jatah Kursi

SABTU, 20 JULI 2019 | 09:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketidakterlibatan sejumlah tokoh dan ketua partai pendukung Jokowi-Maruf pada pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto memunculkan kecurigaan bahwa telah ada dua faksi di dalam tubuh koalisi Jokowi.

Faksi yang setuju rekonsiliasi, dan faksi yang tidak setuju rekonsiliasi.

Pengamat politik dari Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan, partai koalisi pendukung Jokowi-Maruf bukan tidak setuju rekonsiliasi, meraka hanya khawatir jatah kursi berkurang dengan bergabungnya Partai Gerindra partai pimpinan Prabowo ke kabinet baru Jokowi.


"Ya. Jika Gerindra bergabung, maka jatah kursi partai koalisi berkurang. Oleh karena itu, partai koalisi Jokowi banyak menolak masuknya Gerindra," ujar Ujang Komarudin kepada Kantor Berita RMOL, Sabtu (20/7).

Menurutnya, jika konsisten dengan sistem presidensial, maka presiden terpilih memiliki kewenangan full untuk menyusuan kabinet, tanpa adanya jatah-jatahan.

"Namun kan politik di kita masih transaksional, masih jatah-jatahan, masih pragmatisme. Itulah yang membuat presiden mesti pandai-pandai membagi jatah kursi menteri," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya