Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/RMOL Jakarta

Nusantara

Jakarta Raih Penghargaan KPAI Kategori Pemda Peduli Anak

SABTU, 20 JULI 2019 | 08:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerima penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk kategori Pemerintah Daerah Peduli Anak, di Gedung MNC, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat Malam (19/7).

Menurut Anies, penghargaan yang didapatkan Pemprov DKI adalah bentuk kerja keras dan komitmen seluruh jajaran untuk menghadirkan perlindungan terhadap ibu dan anak.

"Pertama, kami ucapkan terima kasih pada KPAI yang telah memberikan penghargaan ini. Ini adalah penghargaan untuk seluruh keluarga besar di Pemprov DKI yang bekerja keras untuk membangun sistem kepedulian ibu dan anak yang kita miliki sekarang," kata Anies usai menerima penghargaan.


Dia mengatakan, komitmen untuk memuliakan, peduli, dan memberikan perlindungan kepada ibu dan anak telah dimulai Pemprov DKI sejak Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD,) yang dilanjutkan dengan beragam program strategis lainnya dalam Kegiatan Strategis Daerah (KSD) untuk memberikan perhatian kepada ibu dan anak.

"Jadi komitmen kita terhadap perlindungan perempuan dan anak itu dimulai dari RPJMD. Kita punya program pemuliaan perempuan dan anak, ini kunci untuk lima tahun lalu ada program strategis juga," ujar Anies.

Beberapa program startegis Pemprov DKI yang dikhususkan untuk ibu dan anak antara lain, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan berstandar ISO, Unit Reaksi Cepat 24 jam, Pos Pengaduan di 19 lokasi yang tersebar di seluruh Jakarta, Rumah Aman, dan Hotline Jakarta Siaga 112 yang tersambung dengan Polda serta aplikasi Jakarta Aman.

"Beragam kemudahan tersebut akan memudahkan sehingga saat ada masalah yang dialami ibu maupun anak bisa langsung respon cepat dari aparat keamanan maupun petugas kami," tutup Anies seperti dilansir dari RMOL Jakarta.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya