Berita

Kapal kargo/Net

Politik

Pengusaha Dukung Pemerintah Pasarkan Produk Ke China

SABTU, 20 JULI 2019 | 01:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah pemerintah dalam menggenjot perdagangan mendapat dukungan pengusaha. Termasuk langkah teranyar, dengan datang melobi pemerintah China untuk memasarkan produk Indonesia.

Dalam hal ini, pemerintah menawarkan komoditas minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO), buah-buahan, dan sarang burung walet untuk bisa diekspor ke negeri tirai bambu.

Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang menilai langkah tersebut harus didukung mengingat China memiliki populasi besar mencapai 1,2 miliar penduduk.


"Kita mendukung upaya yang dilakukan Menteri Perdagangan. Ini pangsa pasar yang punya prospek besar pula," tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (19/7).

Menurutnya, pendekatan secara pemerintah dengan pemerintah atau G to G penting dilakukan lantaran China sedang melakukan pembatasan impor.

Sementara di satu sisi, transaksi perdagangan antara Indonesia dan China tidak seimbang. Artinya jauh lebih besar impor barang dari China daripada ekspor komoditi Indonesia.

"Sudah saatnya kita lebih proaktif mencari peluang baru di China,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menilai bahwa pemerintah bisa menuntut janji  China  untuk membeli CPO lebih banyak dari Indonesia.

“Mungkin menteri kita datang menagih," kata Sofjan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya