Berita

Amien Rais/Net

Politik

Kader Muhammadiyah Siap Melawan Pembangkang Amien Rais Di PAN

KAMIS, 18 JULI 2019 | 12:48 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meminta PAN tetap menjadi oposisi pada pemerintahan kedua Presiden Joko Widodo.

Namun disayangkan, ada beberapa pengurus di PAN yang mengingankan partai berlambang matahari terbit ini merapat ke kabinet Jokowi-Maruf.

"Dari pengamatan kami selaku kader Muhammadiyah, tidak sedikit pengurus DPP PAN yang melakukan pembangkangan dan melawan arahan Ayahanda Amien Rais yang menghimbau PAN untuk jadi oposisi," kata kader Muhammadiyah yang juga Koordinator Pusat Komunitas Relawan Sadar (Korsa), Amirullah Hidayat, Kamis (18/7).


Jelas Amir, para pembangkang Amien Rais berkeinginan PAN bergabung bersama Jokowi agar bisa menikmati kekuasaan.

"Orang-orang ini harus segera digusur sebab PAN bisa berdiri karena Ayahanda Amien Rais dan mereka yang melawan dan membangkang tersebut telah menikmati partai selama ini. Mayoritas mereka adalah penumpang yang naik di tengah jalan," tutur Amir.

Sikap membangkan itu juga menyakiti hati warga Muhammadiyah, sebab Amien Rais adalah tokoh yang sangat dihormati di keluarga besar Muhammadiyah.

"Apalagi warga Muhammadiyah punya hubungan erat dengan PAN. Ketika Ayahanda Amien Rais mendirikan partai ini, seluruh warga Muhammadiyah sampai pelosok desa menggagas berdirinya partai ini, sehingga dalam waktu singkat infrastruktur PAN terbentuk sampai ranting, dan saya saksi dari sejarah tersebut," ujar Amir.

Oleh karena itu, lanjut dia, para warga khususnya kader Muhammadiyah di seluruh Indonesia, siap dalam barisan terdepan untuk melawan para oknum pengurus PAN yang tidak patuh kepada arahan Amien Rais.

"Sebab bagi kami, Ayahanda Amien Rais adalah panutan," demikian Amirullah Hidayat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya