Berita

Presiden Joko Widodo dan Menperin Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Hartarto Malah Sudah Pantas Jadi Calon Presiden

MINGGU, 14 JULI 2019 | 09:52 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Setelah absen pada Pemilihan Presiden 2019, Partai Golka bertekad untuk mengajukan calon presiden dari internal partai pada Pilpres 2024 mendatang.

Bahkan satu nama sudah digadang-gadang, yakni Airlangga Hartarto yang kini adalah ketua umum partai berlambang beringin itu.

Dukungan untuk Airlangga disampaikan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono.


Dukungan Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 ini diambil berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk kualitas yang dimiliki Airlangga.

"Tentu kami punya dasar yang cukup kuat, apalagi juga secara objektif beliau adalah orang yang setelah kami lihat, baik kepada partai, bangsa, negara. Tidak diragukan lagi prestasi beliau," kata Agung Laksono.

"Di internal Kosgoro sudah dibahas karena yang kita dorong itu kader sendiri sebetulnya. Dialah juga salah satu wakil ketua umum Kosgoro," tambah Agung.

Soal pengalaman, sosok yang saat ini berstatus Menteri Perindustrian ini dianggap sudah mumpuni dalam politik, diantaranya pernah di legislatif dan eksekutif.

"Itulah (alasan) kami menyampaikan kepada DPP (Golkar) supaya DPP nanti di dalam munas memilih dia," jelasnya.

Selain itu, Agung juga menyebut bahwa ketum partai harus siap dicalonkan sebagai calon presiden. Saat ini, Airlangga menjadi satu di antara lima hingga enam sosok yang menonjol.

"Semua memiliki kekurangan dan kelebihan. Tetapi yang paling sedikit kekurangannya dan paling banyak kelebihannya adalah Pak Airlangga yang layak menjadi calon presiden," katanya.

"Sekurang-kurangnya Wapres. Tetapi saya tidak bisa menentukan sekarang. Kita lihat nanti, masih lama, lima tahun lagi," masih kata dia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya