Sektor ekonomi adalah yang paling urgent untuk dibenahi Joko Widodo dalam pemerintahan periode kedua nanti.
Sudah
saatnya Jokowi menyingkirkan orang-orang lama yang bermental pemain
aman. Agar gagasan Nawacita yang sejak lama dia perkenalkan dapat
terwujud Jokowi harus menempatkan ekonom yang berani mengambil risiko.
Demikian
antara lain disimpulkan dari pandangan pengamat politik Hendri Satrio
dalam perbincangan dengan redaksi beberapa saat lalu.
"Sektor
ekonomi yang urgent untuk dibenahi. Urusannya dengan perut, harga
barang, kebutuhan rumah tinggal, harga bahan pokok kemudian pakaian. Itu
yang harus diperbaiki," ujar pria yang kini akrab disapa Hensat.
Dia
menambahkan, teguran Jokowi pada sejumlah menteri dalam rapat di Istana
Bogor beberapa hari lalu adalah sinyal yang sangat penting untuk
diperhatikan.
"Kemarin
Pak Jokowi sempat mengeluhkan (situasi) ekonomi Indonesia. Kalau
presiden saja ngeluh begitu, sudah menyampaikan catatan-catatan yang
tidak positif, kita perlu deg-degan. (Bahkan) wajib deg-degan,"
sambungnya.
"Kemarin
Pak Jokowi sempat mengeluhkan (situasi) ekonomi Indonesia. Kalau
presiden saja ngeluh begitu, sudah menyampaikan catatan-catatan yang
tidak positif, kita perlu deg-degan. (Bahkan) wajib deg-degan,"
sambungnya.
Dengan dasar
pemikiran itulah, menurut hemat Hensat, Jokowi harus mau memilih
"orang-orang seperti dirinya, yang berani mengambil risiko."
"Jangan
(pilih yang) yes Pak, yes-man saja. Harus orang yang berani ambil
risiko, punya gagasan, kreatif dan inovatif sehingga ekonomi kita makin
baik. Dengan demikian yang dijanjikan Pak Jokowi, ekonomi kita bakal
meroket, juga bisa terlaksana," demikian Hensat.
Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia
Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58
Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi
Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56
Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan
Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26
Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta
Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24
Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang
Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11
Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan
Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43
Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026
Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23
Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI
Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14
Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs
Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11
Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata
Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48
Selengkapnya