Berita

Jaya Suprana

Ramuan-Promosi Produk Wisata

KAMIS, 11 JULI 2019 | 09:24 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

KETIKA di Hawai, saya tertarik pada sebuah promosi wisata lokal yang menjanjikan suatu atraksi wisata unik yang tidak ada di lokasi lain yaitu sebuah pohon dan buah yang unik maka tiada duanya di planet bumi ini.

Bahkan pohon itu memiliki batang dan dahan yang tidak keras maka beda dari batang dan dahan yang berbahan kayu. Di samping pohon ajaib itu juga berbuah yang sangat lezat untuk dimakan manusia.

Keajaiban


Akibat tertarik oleh promosi pohon ajaib itu maka saya membeli tiket tour agar dengan mata di kepala saya sendiri bisa melihat keajaiban alam tiada dua di jagat raya itu.

Setelah satu jam menempuh perjalanan berkelak-kelok naik turun gunung dengan bus bersama belasan turis mancanegara diantar seorang pemandu wisata berkisah tentang keajaiban alam kepulauan Hawai, akhirnya saya tiba di tujuan demi menyaksikan dengan mata kepala sendiri betapa ajaib pohon dan buah yang unik itu.

Ternyata pohon dan buah yang dipromosikan itu adalah pisang.

Pahlawan

Ketika di Vietnam, saya dibuat penasaran oleh sebuah promosi wisata lokal yang menjanjikan sebuah atraksi wisata unik tiada dua di negara lain yaitu seekor satwa yang dinobatkan menjadi pahlawan nasional Vietnam sebab mendukung perjuangan Vietcong melawan penjajah Prancis mau pun agresor Amerika Serikat.

Segera saya membeli tiket tour demi bisa khusus berjumpa dengan satwa yang dielu-elukan sebagai pahlawan nasional Vietnam nan gagah perkasa itu.

Setelah menempuh perjalanan dari kota Ho Chi Minh  menuju kawasan pedesaan di mana destinasi pariwisata penting itu berada, akhirnya saya tiba di lokasi di mana sang satwa pahlawan nasional Vietnam kini bersemayam.

Ternyata satwa pahlawan nasional Vietnam yang dengan pengorbanan lahir-batin mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa, negara dan rakyat Vietnam adalah kerbau.

Ramuan-Promosi

Kedua peristiwa tersebut meyakinkan saya bahwa Indonesia perlu belajar umuk (omong besar) dari Amerika Serikat dan Vietnam.

Keberhasilan pemasaran produk industri wisata mutlak membutuhkan dukungan ramuan-promosi (advertising, personal selling, sales promotion, public relations, publication)  secara terpadu tepat dan benar sasaran melalui segenap jenis media yang tersedia demi menarik perhatian para wisatawan mancanegara untuk berduyun-duyun sudi datang melakukan kunjungan wisata ke negeri yang dipromosikan.

Apabila Hawai dengan pisang dan Vietnam dengan kerbau mampu berjaya menyedot kunjungan para wisatawan mancanegara termasuk saya untuk datang mengunjungi negara mereka demi melihat pisang dan kerbau maka dapat diyakini bahwa Indonesia dengan Borobudur, Prambanan, Puri Besakih, Sangeh, rumah adat Toraja, Danau Toba, Raja Ampat, Orang Utan, Orong-Orong,  Komodo, Cendrawasih, Gangsir, Bawal, Dugong, Lapis Legit, Rendang, Batik, Kain Tenun, Wayang dan masih luar biasa banyak lagi keberlimpahan perbendaharaan kemahakayarayaan alam dan kebudayaan tiada dua di planet bumi ini akan lebih berjaya menarik minat para wisatawan mancanegara berkunjung ke persada Nusantara.

Asal didukung ramuan-promosi melalui segenap jenis media secara tepat dan benar sasaran! MERDEKA!

Penulis adalah pembelajar promotion-mix sebagai bagian hakiki marketing-mix.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya