Syarifuddin Arsyad Temenggung/Net
Syarifuddin Arsyad Temenggung/Net
Hal itu diungkapkan pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar. Menurutnya, putusan pidana dari peradilan tertinggi yakni MA harus dihormati. Namun, memvonis bebas terhadap SAT dengan alasan bukan tindak pidana dinilai sangat mengherankan.
"Karena konteksnya SAT sebagai pejabat publik dan kebijakan BLBI yang merugikan negara juga masuk dalam wilayah hukum publik. Jadi kesimpulan (hakim) bahwa perbuatannya sebagai perbuatan keperdataan sangat mengherankan," ucap Abdul Fickar kepada Kantor Berita RMOL, Rabu (10/7).
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58
Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
UPDATE
Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25
Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41
Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39
Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01
Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51
Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44
Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31