Berita

Sadio Mane/Net

Olahraga

2 Kali Gagal Jadi Eksekutor, Penyerang Liverpool Ogah Tendang Penalti Lagi

SABTU, 06 JULI 2019 | 19:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dua kali gagal mencetak gol dari titik penalti ternyata cukup membekas dalam pikiran Sadio Mane. Penyerang Timnas Senegal ini pun mempertimbangkan untuk mundur sebagai eksekutor utama tendangan penalti.

Mane, pemilik nomor 10 di Liverpool ini telah dua kali gagal menjadi eksekutor penalti pada Piala Afrika 2019. Pertama saat Senegal menang 3-0 atas Kenya. Kemudian dia mengalami nasib sama saat Senegal menang 1-0 atas Uganda di babak 16 besar.

"Saya sudah gagal mencetak gol dari penalti pada dua pertandingan. Dan itu bukanlah sebuah rasio yang bagus," ucap Mane, dilansir dari Reuters.


Karena itulah dia berpikir untuk memberikan kesempatan kepada pemain Senegal lain untuk menjadi penendang penalti. Sambil berharap rekan setimnya nanti mampu bekerja lebih maksimal.

"Saya tidak ingin menyalahkan rekan setim, setidaknya untuk saat ini. Karena itu saya akan mundur saat ada penalti, dan memberi kesempatan kepada pemain lain untuk melakukannya," imbuh Mane.

Mane pun berjanji akan segera memperbaiki kekurangannya dalam tendangan penalti. Hal ini akan dilakukannya saat sudah kembali berlatih bersama Liverpool.

Di sisi lain, pelatih Senegal Aliou Cisse menyatakan masih ingin melihat Mane menjadi eksekutor penalti. "Ada kepercayaan diri yang kuat pada diri Mane dan karena itulah dia menjadi penendang penalti. Tapi, ini akan menjadi sebuah diskusi yang akan saya lakukan bersama dia," ucap Cisse.

Mane sendiri hingga saat ini telah mengoleksi 19 gol dalam 63 laga bersama Senegal. Dan kini Mane sukses membawa Senegal melaju ke babak perempat final dan berpeluang tampil di partai puncak Piala Afrika 2019.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya