Berita

Kivlan Zen/Net

Politik

Hingga Hari Ini, Polisi Belum Kabulkan Penangguhan Kivlan Zen

SELASA, 02 JULI 2019 | 14:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya hingga saat ini belum mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa pertimbangan penyidik masih tetap, yaitu mengenai sikap Kivlan Zen yang tidak kooperatif dalam pemeriksaan.

"Kebetulan juga berkas pemeriksaan udah hampir tahap penyelesaian," kata di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (2/7).


Namun demikian, Dedi  meluruskan bahwa perkara yang ditangani oleh Polda Metro Jaya terhadap purnawirawan jenderal bintang dua itu terkait kepemilikan senjata ilegal, bukan atas dugaan perbuatan makar.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah mengirimkan surat kepada pihak kepolisian untuk menjadi penjamin Kivlan. Di satu sisi hal tersebut menjadi angin segar untuk Kivlan terhadap proses penangguhan penahanannya.

"Ya ini salah satu bahan pertimbangan dari penyidik ya. Tapi penyidik independen, penyidik bisa memutuskan dan mempertimbangkan apakah permohonan itu disetujui atau tidak karena secara teknis penyidik yang paling paham," urainya.

Meski situasi telah kondusif, kata Dedi, tidak mempengaruhi proses perkara yang tengah berjalan di Polda Metro Jaya.

"Iya jadi tidak ada kaitannya, dalam praktikal pidana itu penyidik melihat dari persepektif satu dari asas pembuktiannya yang kedua dari asas perbuatan melanggar hukumnya," demikian Dedi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya