Berita

Kim Jong Un dan Donald Trump/Net

Jaya Suprana

Bravo Kim! Bravo Trump!

SENIN, 01 JULI 2019 | 10:28 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MESKI atau justru tidak direncanakan, pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump di desa Pamnunjon terbukti malah lebih meyakinkan ketimbang pertemuan di Hanoi dan pertemuan di Singapura.

Pertemuan

Kantor berita VOA Indonesia, edisi 30 Juni 2019 memberitakan bahwa Donald Trump menjadi Presiden pertama Amerika yang masih menjabat, yang mengunjungi Korea Utara, dengan melintasi perbatasan negara itu ketika bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di zona demiliterisasi (DMZ).


Setelah berjabat tangan dengan Kim di desa perbatasan Panmunjom, Trump berjalan melintasi garis demarkasi militer yang memisahkan kedua Korea. Kim dan Trump kemudian kembali melewati perbatasan ke Korea Selatan.

"Saya senang dapat bertemu lagi,"ujar Kim kepada Trump.

"Saya tidak pernah berharap melihat Anda di tempat ini," katanya.

"Melintasi garis itu adalah suatu kehormatan besar," ujar Trump, yang mengundang Kim ke Amerika untuk melakukan pertemuan lain.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan, "saya sendiri tidak menyangka ketika kemarin pagi Presiden (Korea Selatan) Moon menyatakan kesediaan bertemu saya di sini, dan juga ketika kami mendapat konfirmasi resmi kemarin sore".

Ketika Trump keluar dari pertemuan yang direncanakan 5 menit, namun ternyata nyaris sejam itu, menyatakan bahwa ia dan Kim sepakat untuk membentuk tim guna memulai kembali perundingan.

"Mereka akan bertemu dalam beberapa minggu ke depan dan memulai proses perundingan. Kita lihat apa yang akan terjadi nanti," ujar Trump.  

Ketulusan Niat Baik

Pertemuan Trump dengan Kim di Panmunjom merupakan suatu pertemuan bersejarah yang membuktikan bahwa di dalam kehidupan di dunia ini belum tentu yang direncanakan mampu memberikan hasil yang lebih baik ketimbang yang tidak direncanakan.

Perencanaan belum tentu lebih baik ketimbang perencanaan sebab pada hakikatnya yang utamakan dibutuhkan oleh peradaban umat manusia adalah ketulusan niat baik.

Insyaallah, tak lama lagi di persada Nusantara ini akan terselenggara pertemuan menjalin kembali persatuan Indonesia antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Merdeka!

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan yang mendambakan perdamaian di planet bumi ini

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya