Berita

Foto: Repro

Dunia

Kesehatan Wanita Terkuat Eropa Mulai Dikhawatirkan

MINGGU, 30 JUNI 2019 | 09:40 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kondisi kesehatan Kanselir Jerman Angela Merkel sedang jadi pembicaraan hangat. Wanita berusia 64 tahun kelahiran Hamburg itu sudah beberapa kali tertangkap kamera dalam keadaan kurang fit dan gemetaran.

Namun setiap kali ditawarkan bantuan, Ketua Partai Persatuan Kristen Demokrat ini selalu menolak dan mengatakan dirinya baik-baik saja.

Sebelum berangkat ke Osaka, Jepang, untuk menghadiri KTT G20, Merkel juga terlihat dalam keadaan tidak sehat.


Ketika bertemu dengan Presiden Federasi Jerman Frank-Walter Steinmeier hari Kamis lalu (27/6) tubuh Merkel terlihat gemetaran di samping Steinmeier yang sedang berpidato di acara pelepasan Menteri Hukum Katarina Barley yang akan bertugas di Parlemen Eropa.

Tubuh Merkel tampak jelas gemetaran, dan kedua tangannya dirapatkan di atas perut.

Seperti dikutip dari Farah.id, seorang petugas menghampiri Merkel dengan segelar air putih. Namun Merkel menolak.

Dari pertemuan itu, Merkel yang kerap disebut sebagai wanita terkuat di Eropa berkunjung ke Bundestag, majelis rendah, untuk menghadiri pembacaan sumpah Menteri Hukum yang baru.

Dalam kesempatan tersebut Merkel kembali terlihat segar dan tampak bercanda dengan Wakil Kanselir Olaf Scholz.

Setelah itulah baru ia berangkat ke Osaka.

Sebelum kejadian hari Kamis itu, Merkel juga terlihat gemetaran saat menerima kunjungan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy hari Selasa dua pekan lalu (18/6).

Dalam aturan yang berlaku di Jerman, bila seorang Kanselir berhalangan tetap karena satu dan lain hal, termasuk karena alasan kesehatan, maka Presiden akan menunjuk Kanselir sementara sampai Parlemen memilih kanselir baru.

Wakil Kanselir tidak secara otomatis menggantikan Kanselir yang berhalangan tetap itu.

Tidak ada laporan mengenai isu kesehatan Merkel selama ia menghadiri KTT G20 di Osaka. Juga setelah ia kembali ke tanah airnya. 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya