Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Ragam Layanan Publik Dan Teknologi Terapan Meriahkan Banyuwangi Festival

SABTU, 29 JUNI 2019 | 21:51 WIB | LAPORAN:

Rangkaian Banyuwangi Festival (B-Fest) 2019 kembali dimeriahkan dengan Festival Inovasi. Ada beragam inovasi yang dipamerkan di kawasan Gesibu Blambangan selama dua hari, Sabtu - Minggu (29-30 Juni 2019). Mulai dari inovasi pelayanan publik hingga berbagai teknologi terapan yang ditemukan para pelajar dan mahasiswa Banyuwangi.

Dikatakan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, festival inovasi ini tak ubahnya ruang pamer beragam inovasi yang telah dikembangkan Pemkab selama tujuh tahun terakhir.

"Setidaknya ada 340 inovasi yang digeber Pemkab selama tujuh tahun terakhir. Mulai dari level desa, hingga inovasi dari instansi. Bahkan, lewat ratusan inovasi telah mengantarkan Banyuwangi meraih penghargaan kabupaten paling inovatif dari Kementrian Dalam Negeri pada tahun 2018 lalu," jelas Anas.


Selain itu, lanjut dia, festival ini untuk menyemangati pihak lain agar getol berinovasi. Anas lalu mengutip Peter Drucker seorang pakar manajemen, bahwa ada tiga hal yang perlu dikuasai sebuah institusi dalam era sekarang. Yakni, marketing, kecepatan, dan inovasi.

"Inovasi itu penting dilakukan bila kita ingin bertahan di jaman sekarang. Untuk itu, festival ini kami  gagas agar menumbuhkan iklim kompetisi yang sehat antar institusi. Dengan dipertemukan, akan tumbuh semangat bersaing untuk menghadirkan pelayanan publik yang memudahkan rakyat," imbuhnya.

Salah satu inovasi yang dipamerkan adalah adalah SIMAS Mandiri (Sistem Pelayanan Masyarakat Melayani Sendiri) yang dikembangkan Pemerintah Desa Genteng Kulon. Layanan berbasis self-service itu, mampu melayani setidaknya 27 macam pelayanan administrasi masyarakat. "Pemerintah Desa yang lain supaya bisa belajar dari berbagai inovasi yang dikembangkan di desa lain," harap Anas.

Anas mengungkapkan jika beragam program inovatif yang digeber pemkab ini berhasil menjadikan Banyuwangi didatangi ribuan orang untuk melihat langsung beragam program inovatif.

"Setiap tahun ada 7.000 an orang dari seluruh Indonesia yang ingin sharing program-program inovasi yang dikembangkan oleh pemkab. Kami menyebutnya dengan wisata pelayanan publik," kata Anas.  

Pameran tersebut juga dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Khairul Anwar yang mengaku sangat terkesan dengan ribuan inovasi yang dilakukan Pemkab.

“Kami dari pusat ini senang dengan daerah yang banyak inovasi, kami terus berkolaborasi. Contohnya Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi yang telah kami dirikan di sini. Untuk programnya kami serahkan sepenuhnya pada daerah, kami akan mendukung pelatihan apa saja yang akan dibutuhkan. Bagi kami, SDM yang terlatih akan menghasilkan inovasi,” ujarnya.

Di pameran tersebut, juga dipamerkan aneka inovasi pada bidang teknologi terapan yang dihasilkan oleh siswa maupun mahasiswa di Banyuwangi. Seperti dari Politeknik Negeri Banyuwangi yang mengembangkan mobil listrik, hingga SMKN 1 Glagah yang menemukan cara penyiraman tumbuhan dengan kendali smartphone.

"Ini untuk mendorong para pelajar maupun mahasiswa yang melakukan riset tersebut dapat diketahui publik. Sehingga ke depannya, temuan mereka bisa dikembangkan langsung di tengah masyarakat," imbuh Anas.

Dalam rangkaian Festival Inovasi tersebut, juga dibuka pelayanan administrasi kependudukan, cek layanan kesehatan, bazar UMKM, dan sejumlah produk BUMDes yang telah berkembang di Banyuwangi. Selain itu, juga ada sejumlah seminar yang diikuti oleh ASN, Perangkat Desa dan pelaku BUMDes yang tujuannya mendorong inovasi di seluruh level pemerintahan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya