Berita

Petinggi Koalisi Adil Makmur/Net

Politik

Jalan Masing-masing? PAN Diputuskan Di Rakernas, Demokrat Serahkan Ke Majelis Tinggi, Sementara PKS Ditentukan Majelis Syuro

JUMAT, 28 JUNI 2019 | 17:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Koalisi Adil dan Makmur pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019 masih menggelar rapat tertutup di kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (28/6).

Rapat membicarakan masa depan koalisi pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan tim kuasa hukum pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Partai Amanat Nasional (PAN) masih mempertimbangkan langkah kedepan apa berada di luar pemerintahan atau masuk pemerintahan Jokowi-Maruf.


Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eddy Soeparno menyebutkan kepastian langkah politik itu akan ditentukan saat forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2019 yang diagendakan akhir Juli.

Tidak jauh berbeda dengan PAN, setelah Koalisi Adil dan Makmur bubar, Partai Demokrat akan menyerahkan sikap partai kepada mejelis tinggi partai.

"Kembali dulu ke partai, di Demokrat soal wilayah calon presiden dan calon wakil presiden itu kewenangannya majelis tinggi partai yang kebetulan ketuanya adalah ketua umum (Susilo Bambang Yudhoyono)," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan.

Sementara PKS, partai dakwah itu akan menyerahkan sikap dan langkah partai kedepannya kepada Majelis Syuro.

"Sikap PKS akan ditentukan musyawarah Majelis Syuro. Tapi harapan saya istiqomah sebagai posisi yang kritis dan konstruktif," ungkap Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya