Berita

Koordinator Nasional Komite Pemuda dan Mahasiswa Cinta Tanah Air, Gideon/Net

Politik

Sinergitas TNI-Polri Harus Disolidkan Kembali Hingga Ke Level Bawah

KAMIS, 27 JUNI 2019 | 10:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Soliditas dan sinergitas TNI-Polri yang sering terlihat di berbagai media maupun terpasang pada spanduk dan baliho di jalan raya ternyata belum mengakar sampai pada level prajurit.

"Masih terjadi kesalahpahaman ataupun gesekan antara personel TNI-Polri di level perwira hingga prajurit," kata Koordinator Nasional Komite Pemuda dan Mahasiswa Cinta Tanah Air, Gideon dalam keterangannya, Kamis (27/6).

Komite Pemuda dan Mahasiswa Cinta Tanah Air menggelar jumpa pers di kawasan Jalan Proklamasi, Jakarta, Rabu kemarin. Mereka melayangkan catatan kritis guna diperhatikan dalam rangka menyikapi situasi dan kondisi stabilitas keamanan negara pasca Pemilu 2019.


Gideon mengatakan, kesolidan TNI dan Polri harus dimaksimalkan serta dikonsolidasikan kembali sampai pada level terbawah, "Tidak sebatas pada level pimpinan di Mabes TNI dan Polri saja," tuturnya.

Kemudian perlu ada pernyataan tegas dari pihak terkait seperti Kepala Staf Angkatan di TNI, Panglima TNI dan Kapolri bahwa situasi penegakan hukum yang terjadi saat ini terhadap beberapa purnawirawan TNI adalah penegakan hukum terhadap individu, tidak ada kaitannya dengan institusi TNI.

"Sehingga marwah TNI terkhusus TNI AD dan stabilitas dalam negeri di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi-JK tetap terjaga," ucap Gideon.

Pemerintah juga diharapkan dapat merangkul dan bertukar pikiran dengan sejumlah purnawirawan jenderal khususnya mantan Panglima TNI dan mantan KSAD yang dipandang masih memiliki pengaruh kuat di internal TNI. Sehingga dapat diselesaikan konflik berkepanjangan di dalam tubuh TNI, khususnya TNI AD, ataupun dengan institusi lainnya seperti antara TNI dan Polri.

"Beberapa purnawirawan TNI yang masih memiliki pengaruh tersebut diantaranya mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo, mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Mulyono dan mantan Panglima TNI di era pemerintahan Jokowi-JK, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo," demikian Gideon.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Bomba Peduli Beri Makna Hari Ulang Tahun ke-5

Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:06

Dharma Pongrekun Soroti Arah Ideologi Ekonomi dalam Pasal 33 UUD 1945

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:47

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabar-Jakarta, Dua Pesawat Tambahan Dikerahkan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:25

Tangan Trump Tiba-tiba Memar Saat Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza, Ini Penyebabnya

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:01

DPR Minta Basarnas Gerak Cepat Evakuasi Warga Bandung Barat Terdampak Longsor

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:56

Tanah Longsor di Bandung Barat Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:40

1.000 Guru Ngaji hingga Ojol Perempuan Belanja Gratis di Graha Alawiyah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:26

Pencuri Gondol Bitcoin Sitaan Senilai Rp800 Miliar dari Korsel

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:18

Polisi Dalami Penyebab Kematian Influencer Lula Lahfah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:54

Wakadensus 88 Jadi Wakapolda Bali, Tiga Kapolda Bergeser

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:31

Selengkapnya