Berita

Kawasan Wisata Pangandaran/RMOLJabar

Nusantara

Pemprov Jabar Jadikan Pangandaran Model Pengelolaan Sampah Wisata

RABU, 26 JUNI 2019 | 10:07 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Kawasan wisata Pantai Pengandaran aakan dijadikan model  pengelolaan sampah. Selain memberi hadiah, sebelum masuk kawasan, wisatawan akan diberi kantung sampah.

"Pengelolan sampah di tempat destinasi wisata akan dimulai. Pangandaran akan menjadi model,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Dedi Taufiq.

Guna merealisasi program tersebut, jelas Dedi, pihaknya akan menggandeng komunitas dan masyarakat melalui kegiatan FGD


Dedi menjelaskan, nantinya setiap wisatawan yang masuk ke kawasan Pangandaran akan diberikan kantong plastik.

"Nanti selama dia stay di Pangandaran, setelah wisatawan akan pulang, kantung sampahnya dikembalikan. Akan ditimbang, terutama yang sampah plastik," urai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat.

Selan itu, terang Dedi, pihaknya akan menyiapkan hadiah kepada para wisatawan yang telah menghimpun sampah. Bentuknya, berupa voucher yang dapat digunakan sebagai diskon menginap di salah satu hotel di Pangandaran.

Dilansir Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (26/6) Dedi menerangkan, dengan destinasi wisata yang bebas dari sampah tentu akan meningkatkan kunjungan wisatawan di Jabar. Terlebih pihaknya menargetkan 4,8 juta wisatawan Nusantara (wisnus) dan 1,8 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019 ini.

Sebelumnya Gubenur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku telah menugaskan Kadisparbud untuk segera membentuk komunitas kebersihan di destinasi pariwisata.
 
"Saya juga wisatawan kalau lagi tidak dinas, paling kesal ekspetasinya keindahan ningali runtah (lihat sampah), aduh ilfil," ujar Emil.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya