Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Bertemu Bupati Anas, Dubes RI Di Rusia Bakal Promosikan Banyuwangi ke Moskow

SELASA, 25 JUNI 2019 | 18:57 WIB | LAPORAN:

Kedutaan Besar RI (KBRI) untuk Rusia mengundang Banyuwangi untuk mempromosikan daerahnya.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, Mohamad Wahid Supriyadi, bertandang ke Banyuwangi untuk mengajak daerah ujung timur Pulau Jawa tersebut berpromosi dalam Festival Indonesia di Moskow.
"Kami banyak membaca, mendengar tentang pariwisata Banyuwangi beberapa tahun terakhir. Mulai potensi wisata alamnya yang luar biasa indah, seni-budaya, hingga produk pertaniannya. Saya melihat hal ini sebagai potensi yang layak untuk ditawarkan ke turis Rusia," ujar Wahid saat bertemu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Selasa (25/6).

Menurut dia, Banyuwangi bakal menjadi tempat yang menyenangkan buat turis asal Negara Beruang Merah tersebut. Karena alamnya yang menarik, sekaligus banyak dikelilingi pantai indah. Selain juga, Banyuwangi adalah daerah yang banyak mendapatkan sinar matahari. Itulah yang dicari turis Rusia.

Menurut dia, Banyuwangi bakal menjadi tempat yang menyenangkan buat turis asal Negara Beruang Merah tersebut. Karena alamnya yang menarik, sekaligus banyak dikelilingi pantai indah. Selain juga, Banyuwangi adalah daerah yang banyak mendapatkan sinar matahari. Itulah yang dicari turis Rusia.

“Dan yang paling penting, saya rela datang ke Banyuwangi untuk mengajak daerah dengan pimpinan yang getol berinovasi. Bupati Banyuwangi adalah salah satunya karena berani mengambil terobosan di tengah kendala dan keterbatasan daerahnya,” jelas Wahid.

Dia menjelaskan, kunjungan turis Rusia ke Indonesia selama empat tahun terakhir meningkat. Bahkan, tercatat turis asal Rusia mengalami peningkatan paling tinggi untuk turis kawasan Eropa yang ke Indonesia. Dua tahun terakhir ini, bahkan meningkat hingga 100 persen.

“Tahun kemarin ada 125.600 ribu wisatawan asal Rusia yang bertandang ke Indonesia. Tapi, jangan dilihat jumlahnya yang hanya ratusan ribu, justru turis Rusia merupakan turis dengan pengeluaran terbesar, dan dengan masa tinggal yang mencapai dua minggu. Ini potensi besar buat Banyuwangi, apalagi dekat dengan Bali,” kata Wahid.

Dia mengatakan, KBRI Rusia menggelar Festival Indonesia di Moskow sejak 2016. Tahun ini memasuki tahun keempat pelaksanaan, rencananya akan digelar di Krasnaya Presnya Park, Moskow seluas 16,5 hektar pada 1-4 Agustus 2019. Festival ini, setiap tahunnya dipadati warga Rusia yang ingin melihat lebih dekat Indonesia.

“Banyuwangi kami ajak untuk hadir, termasuk dalam forum bisnis yang  mempertemukan pelaku bisnis Indonesia dan Rusia. Karena kami melihat potensi agrobisnis hingga furnitur Banyuwangi sangat khas, yang menurut saya bakal diminati pasar Rusia,” kata Wahid.

“Brand Indonesia di kalangan orang Rusia masih bagus karena Presiden Sukarno meninggalkan legacy yang bagus bagi warga di sana. Rusia adalah pasar baru bagi kita,” imbuh Wahid.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut gembira upaya pemasaran pariwisata daerahnya ke Rusia. Sebelumnya, dengan difasilitasi Kemenlu dan Kementerian Pariwisata, Banyuwangi juga dipromosikan ke Amerika Serikat, Inggris, Arab Saudi sampai Rusia saat Piala Dunia 2018 berlangsung.

“Saya sangat tertarik dengan potensi Rusia yang dipaparkan Pak Dubes tadi. Apalagi, 90 persen turis Rusia yang ke Indonesia larinya ke Bali, pasti posisi Banyuwangi yang berdekatan ini akan kami manfaatan untuk menarik mereka,” kata Anas.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya