Berita

Foto: BMKG

Nusantara

Maluku Dan Papua Diguncang Gempa Susulan Hari Ini

SENIN, 24 JUNI 2019 | 14:48 WIB | LAPORAN:

Gempa susul menyusul melanda dua wilayah bagian timur Indonesia, sejak pagi hingga siang ini (Senin, 24/6).

Pertama terjadi pukul 08.05 WIB di Kabupaten Mamberomo Tengah, Papua dengan kekuatan 6.0 magnitudo.

Pusat gempa berada di darat, tepatnya di 2,49 Lintang Selatan, 138,74 Bujur Timur atau 48 km tenggara Mamberemo Tengah dengan kedalaman 15 km. Gempa dan dirasakan di Jayapura hingga Wamena.


Disusul pada 09.48 WIB, gempa berkekuatan 5,1 magnitudo mengguncang wilayah Mamberamo. Pusat gempa berada di 2.47 Lintang Selatan, 138.66 Bujur Timur atau 39 km Tenggara Mamberamo Tengah, dengan kedalaman 29 km.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui situs resminya memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Tak berapa lama sekitar pukul 9.53 WIB, gempa dengan kekuatan lebih besar yakni 7,7 magnitudo, kemudian diperbarui menjadi 7,4 magnitudo, mengguncang Maluku.

Berdasarkan informasi dari BMKG, pusat gempa Maluku berada di kedalaman 231 kilometer, di 6.51 Lintang Selatan dan 129.27 Bujur Timur. Selain itu, gempa berada pada 245 km Timur Laut Maluku Barat Daya. BMKG menyebut, gempa tidak berpotensi tsunami.

Pada siang hari pukul 12.15 WIB, gempa kembali mengguncang Mamberamo dengan kekuatan 5,2 magnitudo.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menyampaikan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Mamberamo Raya, merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal yaitu sistem Sesar Yapen.

SemEntara gempa di Maluku terjadi akibat aktivitas subduksi Laut Banda.

Rahmat menjelaskan, gempa tersebut dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan geser (strike-slip fault).

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya