Berita

Ganjar Pranowo/Net

Politik

Dicecar Soal Ganjar Bilang Aparat Tidak Perlu Netral, Anas Nasikin Seperti 'Kebingungan'

JUMAT, 21 JUNI 2019 | 12:45 WIB | LAPORAN:

RMOL Saksi fakta Anas Nasikin yang dihadirkan Tim Hukum Jokowi-Maruf dicecar soal pernyataan Gubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bahwa aparat tidak perlu netral dalam pemilu.

Di awal keterangannya, Anas mengaku panitia sekaligus pemateri Training of Trainer yang diinisiasi Direktorat Saksi TKN Jokowi-Maruf pada 20-21 Februari 2019 lalu di Hotel El Royal, Jakarta.

"Saat itu kami menghadirkan Pak Ganjar bukan sebagai gubernur, tapi sebagai senior, memberi pengalaman menghadapi Pilkada Jateng," tutur Anas menanggapi pertanyaan Iwan Satriawan dari Tim Hukum Prabowo-Sandi.


Kembali lagi Iwan menyinggung pernyataan Ganjar, tapi Anas justru balik bertanya.

"Saya ingin menanyakan pernyataan mana yang mau ditanyakan ke saya?" kata Anas.

Bahkan ketika hakim Manahan MP Sitompul memperjelas pertanyaan dimaksud pihak pemohon, Anas masih terlihat bingung menjawab.

"Kan sudah jelas tadi, apa yang disebutkan Ganjar tadi, Saudara sudah mendengar tadi, kalau tahu, bisa menafsirkan silakan," kata Hakim Manahan.

"Saudara tentu sudah mendengar. Apakah Anda tahu pandangan beliau tentang netralitas aparat, atau netralitas pejabat? tahu atau tidak tahu di forum itu?" timpal Iwan mengulangi.

"Pandangan beliau tentang..?" Anas kembali bertanya.
 
"Tentang netralitas jabatan, kan disitu dikatakan, kesaksian lalu bahwa kalau anda itu pejabat atau aparat untuk apa Saudara itu netral. Tahu nggak Saudara pemahamam gubernur tentang netralitas itu seperti apa Saudara saksi?" lanjut Iwan.

Anas pun menanggapi kurang memahami persis pertanyaan dimaksud Iwan.

Akhirnya Hakim I Gede Dewa Palguna ikut angkat bicara.  

"Pak Ganjar waktu memberi pelatihan di sana, atau apapun namanya, motivasi disitu, apakah ada mengatakan kurang lebih seperti itu, kalau aparat ntral buat apa? kan begitu. Kedua, bagaimana Saudara memahami pernyataan itu yang ditanyakan pemohon?" Hakim Dewa Palguna coba memperjelas.

Anas mengaku lupa ada tidaknya pernyataan Ganjar seperti itu. Anas berdalil bahwa yang dipahaminya saksi adalah aparat sehingga harus berjuang.

"Ada atau tidak?" cecar Hakim Dewa Palguna.

"Diksinya seperti itu saya kurang tahu persis," ucap Anas.

"Kalau Saudara tidak tahu atau lupa, katakan tidak tahu atau lupa supaya jelas," Hakim Dewa Palguna menekankan. 

"Kurang tahu karena ini berkaitan dengan diksi," jawab Anas.

"Kalau kurang tahu saya tidak bisa mengejar pertanyaan kedua," ucap hakim Dewa Palguna.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya