Berita

Moeldoko/Net

Politik

Kecurangan Bagian Dari Demokrasi, Moeldoko: Saksi 02 Ngawur Dan Gagal Paham

KAMIS, 20 JUNI 2019 | 19:17 WIB | LAPORAN:

Kepala Staf Presiden Moeldoko, membantah pernah menganjurkan untuk berbuat curang dalam Pilpres 2019, sebagaimana disampaikan oleh saksi kubu Prabowo-Sandi di persidangan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Itu ngawur," kata Moeldoko Kamis (20/6).

Moeldoko menjelaskan, dalam konteks pelatihan tersebut dia menyampaikan kepada para saksi pemilu untuk lebih waspada dan hati-hati melihat situasi. Sebab, apa saja bisa terjadi dalam sebuah demokrasi yang mengedepankan kebebasan.


"Termasuk di dalamnya kecurangan, bisa terjadi. Untuk itu kalian para saksi harus bekerja sungguh-sungguh," jelasnya.

"Konteksnya seperti itu. Jadi tidak ada saya mengajarkan mereka untuk berlaku curang," tambahnya.

Dalam kesaksiannya Hairul Anas Kamis dini hari tadi, ia menceritakan bahwa dirinya pernah menjadi perwakilan dari Partai Bulan Bintang (PBB) yang dikirim untuk mengikuti pelatihan saksi oleh Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf.

Dalam pelatihan itu, cerita Hairul, salah satu materi yang dibawakan Moeldoko menyebut bahwa kecurangan adalah bagian dari demokrasi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya