Berita

Anggota KPU di sidang MK/Net

Politik

Saksi Ahli: Mending Rekayasa Rekapitulasi Suara Dibanding Cuma Situng

KAMIS, 20 JUNI 2019 | 14:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ahli yang dihadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK), Marsudi Wahyu Kisworo berbicara soal Situng KPU yang dipermasalahkan kubu 02.

Pada awalnya, Ketua Kuasa Hukum KPU, Ali Nurdin menanyakan soal kemungkinan kesalahan Situng sebagai tolok ukur rekayasa penetapan rekapitulasi berjenjang.

"Sangat sulit karena Situng ini langsung inputnya C1 dari masing-masing TPS. Rekapitulasi suara berjenjang ini selain terbuka, tapi juga berjenjang dari DA DB," ucap Marsudi saat bersaksi di MK, Kamis (20/6).


Sebagai ahli IT, ia justru berpendapat bahwa rekayasa lebih baik dilakukan melalui rekapitulasi suara karena lebih efektif.

"Sebagai ahli IT, saya kalau mau rekayasa bukan dari Situng, (tapi) rekapitulasi suara berjenjang. Tapi saya kira akan sangat sulit. Karena Situng enggak ada gunanya kalau direkayasa," tegasnya.

Di sisi lain, ia menegaska bahwa kesalahan input di Situng tak hanya merugikan salah satu paslon di Pilpres 2019.

"Pengurangan atau penambahan suara terjadi pada dua pasangan, tidak hanya satu pasangan," tandasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya