Berita

Ryamizard Ryacudu/RMOL

Hukum

Ryamizard: Informasi BAIS, Senjata Soenarko Sudah Dipegang 10 Tahun

RABU, 19 JUNI 2019 | 19:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, kembali angkat bicara tentang kasus dugaan penyelundupan senjata api mantan Danjen Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Soenarko.

Informasi yang ia terima menyebutkan, senjata serbu jenis M16 A1 yang dituduh kepolisian sebagai barang selundupan itu sudah dikuasai Soenarko selama 10 tahun terakhir.

"Saya sudah tanya BAIS (Badan Intelijen Strategis), sudah 10 tahun senjata itu sama dia (Soenarko). Berarti kan sudah lama," ujar Ryamizard.


Katanya lagi, kondisi senjata milik Soenarko itu tidak berfungsi normal dan memerlukan perbaikan.

"Senjata itu dalam keadaan perlu perbaikan. 10 tahun, jadi bukan baru," tegasnya.
    
Sejak awal Ryamizard sudah mengungkapkan keyakinannnya bahwa senjata yang menjadikan Soenarko tersangka di Kepolisian itu bukan selundupan. Dia meyakini senjata itu adalah rampasan dari daerah konflik seperti Timor-Timur atau Aceh.

Menurut Ryamizard, Soenarko banyak terlibat dalam operasi-operasi di daerah konflik.

"Senjata sudah ada dari dulu. Kan dia perang terus, di TimTim (Timor Timur), di Aceh. Mungkin senjata rampasan di situ," lanjutnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya