Berita

Kivlan Zen/net

Hukum

Kivlan Zen Merasa Difitnah, Polri: Nanti Akan Dibuktikan

RABU, 19 JUNI 2019 | 15:07 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tersangka kasus makar, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, mengklaim adanya rekayasa dalam tuduhan yang diarahkan kepolisian kepadanya.

Melalui tim kuasa hukumnya, eks Kepala Staf Kostrad itu menyatakan dirinya menjadi korban fitnah dalam video pengakuan tersangka kasus dugaan makar lainnya, H Kurniawan alias Iwan. Video tersebut diputar oleh pejabat Polri saat konferensi pers di Kantor Kemenkopolhukam beberapa waktu silam.

Mengenai hal tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, tidak banyak merespons. Dia menganggap pernyataan Kivlan Zen sebagai hak konstitusi dari tokoh militer sepuh itu.


Dedi menenkankan, Polri selalu profesional dalam melakukan rangkaian penyelidikan terhadap kasus dugaan makar yang sudah menjerat sejumlah tersangka.

"Polri sesuai dengan pasal 148 KUHP dalam pembuktian, tidak hanya menggali keterangan tersangka. Itu (kesaksian) urutan kelima. Polri juga menggali alat bukti-bukti yang lain baik berupa keterangan saksi, ahli dan bukti petunjuk dan surat,” jelas Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (18/6).

Merupakan hak konstitusi tersangka jika dalam penyidikan yang berjalan dia tidak mengakui perbuatan yang dituduhkan.

“Nanti juga akan dibuktikan dalam proses pengadilan secara transparan, terbuka dan jurdil,” ucapnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya