Berita

Irjen Pol. Ike Edwin/Net

Hukum

Irjen Ike Edwin Layak Masuk Bursa Calon Pimpinan KPK

RABU, 19 JUNI 2019 | 11:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sebanyak sembilan Perwira Tinggi (Pati) Polri mendaftarkan diri untuk menjadi calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sembilat pati tersebut saat ini digodok secara internal Asisten Sumber Daya Manusia (Asdm) Polri untuk selanjutnya.

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menyambut baik adanya usulan dari Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian merekomendasikan beberapa pati terbaiknya untuk mengikuti seleksi capim KPK.

Hal tersebut penting, sesuai amanah UU 30/2002 secara eksplisit menegaskan urgensi keberadaan KPK diharapkan mampu memicu kesinambungan tindak antikorupsi.


"Yang artinya KPK tidak dibentuk sebagi institusi pengganti, melainkan sebagai pemicu bagi optimalisasi institusi inti (Kepolisian dan Kejaksaan)," kata Bendahara Umum PB HMI, Abdul Rabbi Syahrir dalam keterangannya, Rabu (19/6).

Menurut Syahrir, apabila hari ini diberikan pertanyaan siapakah dari pati Polri yang layak menjadi capim KPK, pihaknya menyerahkan semuanya kepada institusi Polri siapa yang akan direkomendasikan. Namun, bila diberikan kewenangan untuk memberikan masukan, pihaknya menilai Irjen Pol. Ike Edwin layak untuk direkomendasikan.

Pasalnya, Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik itu memiliki track record dan komitmen yang jelas dalam upaya pemberantasan korupsi. Di antaranya, saat menjabat sebagai Kapolwiltabes Surabaya (2010), berhasil mengungkap penggelapan pajak yang dilakukan oleh beberapa perusahaan yang nilainya mencapai Rp 350 miliar.

"Kemudian beliau juga beprestasi turut serta mengungkap kasus Gayus Tambunan juga terkait penggelapan pajak ketika menjabat sebagai Dittipikor Bareskrim Polri," tutur Syahrir.

Sementara itu, pucuk kepemimpinan Agus Rahardjo Dkk di KPK tinggal menunggu waktu. Untuk itu, saat ini publik menaruh harapan besar kepada para pemegang tampuk kepemimpinan KPK yang baru nanti. Dengan harapan, dapat mengemban amanah sebagai pimpinan lembaga antirasuah dalam proses pemberantasan korupsi.

"Kami mengajak semua pihak untuk sama-sama mendukung suksesi calon pimpinan KPK agar berjalan dengan lancar sehingga melahirkan para punggawa antikorupsi yang mampu mewujudkan misi dan cita negara Indonesia yang bebas korupsi," tutup Syahrir.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya