Berita

Foto: RMOL

Hukum

Sidang Ketiga Sengketa Pilpres Di MK, Ruang Lobi Tanpa Layar Dan Pengeras Suara

RABU, 19 JUNI 2019 | 10:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Suasana sidang ketiga sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) kali ini berbeda dari waktu sebelumnya.

Pantauan Kantor Berita RMOL di lobi ruang sidang pleno yang biasa digunakan awak media melakukan aktivitas peliputan tak lagi dilengkapi layar dan pengeras suara.

Jalannya persidangan hanya bisa terpantau streaming melalui channel resmi YouTube Mahkamah Konstitusi maupun layar televisi yang menyiarkan langsung.


Perubahan ini lantaran area lobi ruang sidang diperuntukkan para saksi.

Adapun agenda sidang lanjutan sengketa Pilpres 2019, hari ini (Rabu, 19/6), adalah mendengarkan keterangan para saksi dari pihak pemohon, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Selain itu, berdasarkan Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK), para pihak berperkara dilarang membawa dan menggunakan telepon genggam di ruang sidang. Terkecuali, media televisi yang boleh masuk untuk meliput persidangan.

Hingga laporan ini diturunkan, persidangan tengah berlangsung dengan mendengarkan keterangan seorang saksi dari kubu 02 tentang kejanggalan daftar pemilih tetap (DPT).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya