Berita

Sidang MK/Net

Hukum

Kubu KPU Tidak Masalah 02 Ajukan Banyak Saksi

SELASA, 18 JUNI 2019 | 17:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim Kuasa Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mempermasalahkan jumlah saksi yang akan dihadirkan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua Tim Kuasa Hukum KPU, Ali Nurdin bahkan mempersilakan kubu 02 untuk mengajukan banyak saksi, mengingat banyak dalil-dalil gugatan yang harus dibuktikan.

"Kalau kita tidak masalah mereka mau banyak silakan. Sebab mereka punya hak untuk buktikan apa yang didalilkan," ucapnya di Gedung MK, Selasa (18/6).


Nantinya, kata Ali, saksi-saksi yang disiapkan kubu 02 akan mendapat penilaian dari Majelis Hakim MK tentang kelayakan dengan materi gugatan. Jika saksi menyampaikan kesaksian tanpa adanya keterkaitan dengan gugatan yang diajukan, maka Majelis Hakim dinilai akan membatasi dan menolak.

"Misalnya, MK melihat yang soal dalil TSM (terstruktur, sistematis, dan masif). Tapi kalau dalilnya yang seperti diajukan sekarang kan sporadis, spontan, dan kasuistis. Tentu mahkamah akan menolak," jelasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya