Berita

Ketua KPU Arief Budiman/RMOL

Hukum

Ketua KPU: Sengketa Pilpres Di MK Bukan Persidangan Yang Menakutkan

SELASA, 18 JUNI 2019 | 14:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua KPU Arief Budiman cukup optimis dengan paparan yang disampaikan tim kuasa hukum KPU yang dinilai mampu menjawab semua argumentasi dari tim kuasa hukum paslon 02 Prabowo-Sandi yang mengajukan gugatan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Saya cukup optimis ya jawaban yang disampaikan oleh KPU, cukup mampu menjawab semua dalil yang diajukan oleh pemohon kemarin. Jadi jawaban kami cukup untuk bisa menjelaskan dan menjawab," ucap Arief kepada awak media di sela-sela persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Gedung MK, Jakarta, Selasa (18/6).

Menurunya, semua point yang telah disampaikan tim kuasa hukum KPU sudah kuat untuk menjawab semua petitum yang disampaikan pemohon yakni tim kuasa hukum Prabowo-Sandi.


"Menurut saya semua point sama kuatnya didalilkan untuk menjawab semua petitum dari pemohon," ujar Arief.

Selanjutnya, KPU menunggu jadwal persidangan untuk menyampaikan bukti-bukti.

"Tinggal besok kalau memang dijadwalkan besok, kita sampaikan bukti-bukti yang sudah terus kita masukan sampai hari ini," tuturnya.

Dalam persidangan PHPU, Arief berharap proses persidangan di MK bukanlah persidangan yang membahayakan maupun menakutkan.

"Persidangan ini sebagai persidangan yang sebagaimana biasanya kita jalanin. Yang penting bagaimana kita menyajikan argumentasi, bagaimana kita menyampaikan alat bukti. Selebihnya serahkan kepada mahkamah untuk menilai dan memutuskan," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya