Berita

Warga Rohingya yang angkat kaki dari Myanmar/Net

Global

Myanmar Bantah Laporan Soal PBB Tarik Bantuan Dari Rakhine

SELASA, 18 JUNI 2019 | 07:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Myanmar membantah laporan yang dirilis oleh The Guardian yang mengatakan bahwa PBB akan menarik dukungan di Negara Bagian Rakhine atas kebijakan apartheid atas Muslim Rohingya.

Laporan itu mengutip surat yang dikirim dari Koordinator Residen dan Kemanusiaan PBB Knut Ostby ke pemerintah Myanmar.

Dilaporkan bahwa dalam surat itu, PBB dan mitra kemanusiaan akan menahan dukungan di luar bantuan penyelamatan jiwa di kamp-kamp pengungsi internal di Rakhine, kecuali jika terjadi perubahan mendasar.


Namun Menteri Uni Myanmar untuk Kesejahteraan Sosial, Bantuan dan Pemukiman Kembali Win Myat Aye mengatakan kepada Channel News Asia membantah laporan itu. Dia mengakui bahwa kementeriannya memang menerima surat dari Ostby, tertanggal 6 Juni 2019. Namun tidak disebutkan tentang penarikan bantuan PBB.

"Surat itu tidak berisi apa pun tentang penarikan bantuan PBB," kata Win Myat Aye. Di menambahkan, isi surat tesebut adalah mengenai apresiasi PBB atas kemajuan strategi nasional Myanmar.

"Badan-badan PBB di Myanmar dan kementerian kami bekerja sama untuk kehidupan yang lebih baik dari semua orang yang dipindahkan di Myanmar. Kami berhubungan dengan kantor Knut Ostby untuk pertemuan untuk membahas masalah penutupan kamp dan finalisasi rancangan strategi," tambahnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya