Berita

Setya Novanto/Net

Hukum

Demokrat Dukung Setnov Dipindahkan Ke Rutan Teroris

SENIN, 17 JUNI 2019 | 10:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat memindahkan narapidana korupsi Setya Novanto ke Rutan Gunung Sindur, Bogor dari sebelumnya di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Pemindahan Setnov sapaan akrab mantan ketua umum Partai Golkar itu ke tahanan khusus teroris merupakan sanksi atas beragam pelanggaran. Terbaru, Jumat pekan lalu Setnov pelesiran di sebuah toko bangunan di Padalarang.

Sebelumnya pada akhir April lalu, Setnov yang juga mantan ketua DPR itu terlihat tengah bersantap di rumah makan khas Padang di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat, Jakarta.


Narapidana 15 tahun dalam kasus korupsi proyek KTP elektronik itu juga pernah terjeral skandal sel mewah di Sukamiskin.

Partai Demokrat mendukung pemindahan narapidana korupsi Setya Novanto dari Lapas Sukamiskin ke Rutan Gunung Sindur.

"Saya mendukung keputusan ini," kata Komunikator DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di akun twitternya, Senin (17/6).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Liberti Sitinjak sebelumnya mengatakan, Lapas Sukamiskin memiliki mekanisme pengawasan yang lebih ketat dibandingkan rutan atau lapas lainnya. Di Gunung Sindur, Setnov diyakini tidak mungkin lagi bisa "macam-macam" dengan petugas penjara.

"Di Gunung Sindur ada pengawasan melekat yang tidak terputus. Pengawas napi berasal dari regu khusus," sebut Liberti.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya